Kota Pasuruan Raih Penghargaan UHC, Puskesmas Sudah Dibiayai Pemkot

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 15 Mar 2023 16:26 WIB

Kota Pasuruan Raih Penghargaan UHC, Puskesmas Sudah Dibiayai Pemkot

i

Gedung perkantoran pemerintahan kabupaten Pasuruan.

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan penghargaan kepada 22 Provinsi, 334 Kabupaten dan Kota yang telah mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Dalam sambutannya, Ma'ruf Amin memberikan beberapa penekanan terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) agar mendaftarkan masyarakat rentan seperti disabilitas ke BPJS Kesehatan.

Baca Juga: DLHKP Kota Pasuruan Potong Ranting Pohon yang Halangi Lampu di Tepi Jalan

Jadi, ini bagian dari prioritas kita untuk perlindungan jaminan kesehatan sosial ini. Kita prioritas memang untuk kita harapkan, ini nanti menjadi istilahnya itu melindungi masyarakat," kata pria yang akrab disapa Gus Ipul di sela-sela acara pemberian penghargaan Universal Health Coverage (UHC) di Gedung Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (14/3).

Sehingga, kata Gus Ipul masyarakat yang sakit tidak perlu dibebankan lagi dengan biaya.

"Yang kedua kita kuatkan Faskesnya, jadi dua ini yang kita perkuat. Disamping tentu yang pertama adalah promotif dan preventif-nya, tetap kita di prioritas itu promotif dan preventif, baru setelah itu kita bicara tentang kepesertaan BPJS," katanya.

"Jadi kalau Kota Pasuruan Alhamdulillah sudah 100 persen," sambungnya.

Baca Juga: Polisi Gencarkan Razia Judi Sabung Ayam

Hingga saat ini, Gus Ipul terus menggenjot perbaikan sejumlah fasilitas kesehatan di Kota Pasuruan, agar memenuhi standar.

"Kan ada standard-standardnya itu, dalam untuk Puskesmas pembantu, Puskesmas dan Rumah Sakit kita perbaiki terus, kita tingkatkan terus. Alhamdulillah sih untuk Puskesmasnya sudah Akreditasi semua itu," katanya.

Bahkan, Gus Ipul membeberkan saat ini Puskesmas yang ada di wilayahnya 100 persen telah dibiayai Pemda.

Baca Juga: RPH Kota Pasuruan Potong 100 Hewan Kurban

"Mayoritas dibiayai oleh APBD, tapi sebagian lagi mandiri," katanya.

Guna menyebar informasi tersebut, kata Gus Ipul, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi melalui RT dan RW.

"Mereka juga datang ke Rumah Sakit namanya sudah ada," katanya. ris

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU