Dito Ariotedjo, Rela Tinggalkan Anak dan Istri, Jalankan Tugas Menpora

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dito Ariotedjo, saat dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga, di Istana Negara, Jakarta, Senin (3/4/2023).
(Foto: Sp/setpres RI)
Dito Ariotedjo, saat dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga, di Istana Negara, Jakarta, Senin (3/4/2023). (Foto: Sp/setpres RI)

i

SURABAYA PAGI, Jakarta - Politisi muda Partai Golkar, Dito Ariotedjo, dilantik oleh Presiden Jokowi, menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/4/2023).

Dito datang bersama keluarganya, di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2023) pukul 15.05 WIB. Dia datang sambil menggendong anaknya.

Dito meminta doa agar semua proses dilancarkan. Selain itu, Dito menceritakan baru dikabari bakal dilantik menjadi Menpora pada Minggu (2/4/2023) kemarin.

"Ini ada anak, istri ada Pak Sesmen, ada orang tua dan orang tua istri saya," ujar Dito.

Saat tiba di Istana, Dito Ariotedjo, berjanji all-out mengemban tugas sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

Minggu yang lalu saat ia diberitahu akan dilantik Presiden Jokowi, pengganti Zainudin Amali, ia habiskan bersama anak dan istri serta ayah ibunya. Ini karena panggilan tugas sebagai Menpora, ia prediksi sehari-hari akan banyak meninggalkan anak istri.

Karir Dito di bidang Olahraga cukup mentereng. Pada tahun 2021, Dito bersama Raffi Ahmad dan CEO Prestige Motor membentuk Rans Sport. Kini ia menjabat sebagai Chairman Rans Nusantara FC dan Chairman Rans PIK Basketball di Indonesia Basketball League (IBL).

 

Menteri Termuda di Pemerintahan

Dito akan menjadi menteri termuda di kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 di usia 32 tahun. Bahkan menjadi termuda selama pemerintahan Presiden dari era Soekarno hingga Jokowi.

Pelantikan Dito ini mengisi kursi Menpora yang kosong ditinggalkan Zainudin Amali. Amali telah resmi mengundurkan diri karena ingin fokus di posisinya sebagai Waketum PSSI.

Dito Ariotedjo lahir di Jakarta, 25 September 1990. Berusia 32 tahun, Dito akan menjadi menteri termuda di kabinet Jokowi saat ini. Orang tua Dito yakni Arie Prabowo Ariotedjo dan ibunya, Arti Laksmigati.

 

Tim Ahli Menko Ekonomi

Sosok Dito selama ini dikenal sebagai tim ahli di Kementeri Koordinator Bidang Perekonomian. Ia juga cukup aktif di dunia olahraga, Dito pernah jadi Chairman Rans Nusantara FC, bersama artis Raffi Ahmad yang membentuk Rans Sport.

Dito memulai karirnya sebagai pebisnis. Ia memulai bisnis di bidang energi dan pertambangan. Dito sendiri diketahui merupakan anak eks bos PT Antam (Persero) Tbk, Arie Prabowo Ariotedjo.

Pada tahun 2010 Dito membangun bisnis di bidang teknologi yakni startup Grupara, ia juga sempat memiliki coworking space. Namun usaha yang di dia bangun itu banyak sumber mengatakan sudah tak lagi beroperasi.

Selain malang melintang di dunia bisnis, ia juga mulai bergabung ke dunia politik. Dito bergabung ke partai Golkar pada 2016 silam. Tak sampai di situ, dia juga masuk dalam dunia pemerintahan. Sejak 2022, ia merupakan staf ahli di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di bawah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Pada tahun 2018,  ia pernah dipercaya berkontribusi dalam perhelatan Youth Olympic Games 2018 yang diselenggarakan di Buenos Aires, Argentina. Kepercayaan itu diberikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Komite Olimpiade Indonesia. Saat itu dia tunjuk sebagai Chef de Mission atau Ketua Kontingen Indonesia.

Selain sebagai Chairman Rans Nusantara FC, klub sepak bola milik Raffi Ahmad, ia juga menjabat sebagai Chairman RANS PIK Basketball. Jadi, memang cukup aktif di bidang olahraga.

Dito, juga pernah dipercaya berkontribusi dalam perhelatan Youth Olympic Games 2018 yang diselenggarakan di Buenos Aires, Argentina. Kepercayaan itu diberikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Komite Olimpiade Indonesia. Saat itu dia tunjuk sebagai Chef de Mission atau Ketua Kontingen Indonesia. (erc/rmc)

Berita Terbaru

Pemkab Trenggalek Komitmen Siapkan Alih Fungsi Terminal Durenan Jadi Pusat Layanan Publik

Pemkab Trenggalek Komitmen Siapkan Alih Fungsi Terminal Durenan Jadi Pusat Layanan Publik

Jumat, 06 Feb 2026 11:00 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menyusul menurunnya aktivitas angkutan umum di Terminal Tipe C Durenan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah…

Jembatan Bailey di Ponorogo Ambrol Tergerus Aliran Sungai, Akses Antardesa Terputus Total

Jembatan Bailey di Ponorogo Ambrol Tergerus Aliran Sungai, Akses Antardesa Terputus Total

Jumat, 06 Feb 2026 10:51 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Diterjang hujan deras yang mengakibatkan aliran sungai juga ikut deras dan meluap mengakibatkan Jembatan Bailey Depok di Dukuh…

Dinkes Ponorogo Klaim Zero Pasung, Ribuan Warga Ponorogo Idap Skizofrenia Dapat Layanan Kesehatan Rutin

Dinkes Ponorogo Klaim Zero Pasung, Ribuan Warga Ponorogo Idap Skizofrenia Dapat Layanan Kesehatan Rutin

Jumat, 06 Feb 2026 10:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti viralnya masalah skizofrenia atau gangguan jiwa berat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo telah…

BBW Surabaya 2026 Dorong Pengunjung Berbagi Memori di Pekan Terakhir Acara

BBW Surabaya 2026 Dorong Pengunjung Berbagi Memori di Pekan Terakhir Acara

Jumat, 06 Feb 2026 10:36 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:36 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Big Bad Wolf Books (BBW) Surabaya 2026 memasuki pekan terakhir penyelenggaraannya. Digelar sejak 29 Januari 2026 di Convention Hall T…

Puluhan Remaja di Ponorogo Ajukan Dispensasi Nikah, Didominasi Hamil Duluan

Puluhan Remaja di Ponorogo Ajukan Dispensasi Nikah, Didominasi Hamil Duluan

Jumat, 06 Feb 2026 10:21 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama (PA) Kelas I-A Ponorogo mencatat sebanyak puluhan remaja di wilayahnya terpaksa menikah di…

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…