SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kekayaan yang dimiliki Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lampung, Reihana kembali dinilai janggal oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dan akan diperiksa kembali oleh KPK pada pekan ini.
Menurut Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan Nainggolan, adanya kejanggalan dalam laporan harta kekayaan Reihana Wijayanto. Salah satunya, tidak dilaporkannya seluruh rekening bank milik Reihana. Reihana memiliki sekira enam rekening bank. Tapi, yang dilaporkan ke KPK hanya satu rekening.
"Minggu depan (pekan ini, red) waktunya sedang diatur ya," katanya, Senin (15/05/2023).
Pahala menyebut Reihana juga akan diklarifikasi terkait transaksi bank hingga kepemilikan harta-harta lain yang tidak dilaporkan di LHKPN.
"Transaksi bank, harta lain," singkat Pahala.
Sebelumnya diketahui, Reihana sempat diklarifikasi oleh tim Kedeputian Pencegahan KPK pada Senin, 8 Mei 2023. Namun, Reihana tak banyak bicara dan memilih untuk bungkam saat dicecar pertanyaan oleh awak media terkait harta kekayaannya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tim Kedeputian Pencegahan KPK, ditemukan adanya ketidakwajaran dalam LHKPN milik Reihana. Harta kekayaan Reihana tidak sesuai dengan jabatannya sebagai Kadinkes terlama di Lampung.
"Kalau tanggung jawab mah tetap yang namanya. Yang ngisi siapa nggak penting dan salah juga. Tapi akibatnya begitu kita tanya, ini kita dapat informasi kenapa bankmu nggak diisi, 'oh itu staf saya yang isi'. Kenapa kamu nggak ada penambahan harta? Padahal kalau dilihat dari penerimaannya dan pengeluarannya kan, 'oh itu staf saya yang isi'," jelas Pahala.
"Ternyata LHKPN-nya dibikin sama stafnya, makanya 5 tahun jumlahnya enggak berubah dia enggak tahu. Makanya kita panggil lagi karena dia juga enggak meyakini angkanya," ujar Pahala
Pahala menyebut KPK telah mengantongi data perbankan Reihana. Menurutnya, Reihana memiliki enam rekening bank, tapi hanya satu yang dilaporkan dalam LHKPN.
Selain itu, Pahala juga meragukan angka kekayaan yang dituliskan Reihana di LHKPN miliknya. Dalam LHKPN miliknya tahun 2022, Reihana memiliki kekayaan Rp 2,7 miliar. Angka itu menurut Pahala sangat kecil.
"Kecil-lah, 14 tahun jadi kepala dinas masa hartanya cuma Rp 2 miliar, yang benar-benar saja kan. Kalau dikumpulin dia jadi dewan pengawas di 2 tempat. Pokoknya pendapatannya harusnya enggak segitu," tutur dia. dsy/dc/vva/oz
Editor : Desy Ayu