Pencetus AI Pertama Resign Dari Google, Ingatkan Bahaya Untuk Manusia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dr. Geoffrey Hinton resmi resign dari Google. SP/ SBY
Dr. Geoffrey Hinton resmi resign dari Google. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengembangan artificial intelligence atau AI tak hanya memiliki berbagai potensi positif, tetapi juga dibarengi dengan resiko bahaya bagi manusia. Contohnya, artificial intelligence dapat menggunakan suara Ariana Grande yang sangat tinggi, namun Ariana Grande tidak menyanyikan secara langsung lagunya tersebut.

Inilah permasalahan-permasalahan yang berkembang terkait dengan pengembangan dari artificial intelligence atau AI yang kini sedang hangat diperbincangkan.

Menanggapi kasus tersebut, pemilik gelar 'Godfather Of AI' Dr. Geoffrey Hinton resmi resign dan pamit undur diri dari Google lantaran dirinya paham betul bagaimana bahaya artificial intelligence atau AI bagi umat manusia apabila dikembangkan secara berlebihan.

"Sebenarnya saya pergi dari Google agar bisa berbicara tentang bahaya AI tanpa mempertimbangkan bagaimana dampaknya terhadap Google," cuitan @geoffreyhinton pada akun Twitternya, dikutip Senin (15/05/2023).

Sebagai informasi Dr. Geoffrey Hinton merupakan salah satu anggota Google selama satu dekade terakhir ia sudah mulai mengembangkan AI sejak era 70an tepatnya ketika masih menjadi mahasiswa pascasarjana di Universitas edinburgh.

Kemudian pada tahun 2012 lalu Dr. Geoffrey Hinton bersama dua muridnya menciptakan sebuah terobosan jaringan saraf yang dapat mengidentifikasi gambar dan item pada foto.  

Hal ini pun menarik Google sehingga mereka mengakuisisi perusahaan Dr. Geoffrey Hinton, kekhawatiran pun muncul dikarenakan AI yang kian berkembang.

Dr. Geoffrey Hinton menyebut Google dan berbagai perusahaan teknologi Ai lainnya terlibat dalam persaingan yang tidak mungkin dihentikan dan berbahaya.

Dr. Geoffrey Hinton juga bahkan telah berbicara secara terbuka mengenai potensi Ai yang berbahaya, tetapi disisi lain dapat menguntungkan umat manusia di waktu yang sama.

Hal ini Dr. Geoffrey Hinton utarakan setelah hengkang dari Google artinya ini memang sudah tidak ada lagi beban dan memikirkan Citra dari Google sendiri. Dr. Geoffrey Hinton memutuskan untuk keluar terlebih dahulu dari Google dan memutuskan untuk memperingatkan masyarakat bahwa Ai ini berbahaya.

Menurut Dr. Geoffrey Hinton berbahaya kalau dikembangkan secara berlebihan, harus ada batasan-batasan yang berarti butuh regulasi yang jelas, tapi perkembangan Ai sendiri masih belum terlalu sedetail dikarenakan teknologi akan terus berkembang. dsy/hh

Berita Terbaru

Utamakan Kepentingan Publik, Pemkot Surabaya Gencar Tertibkan Jalan Nias

Utamakan Kepentingan Publik, Pemkot Surabaya Gencar Tertibkan Jalan Nias

Senin, 06 Jul 2026 12:27 WIB

Senin, 06 Jul 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis mengembalikan fungsi jalan sebagai fasilitas umum sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai…

Gandeng MUI, Pemkot Surabaya Targetkan Imunisasi Anak Sekolah hingga 90 Persen

Gandeng MUI, Pemkot Surabaya Targetkan Imunisasi Anak Sekolah hingga 90 Persen

Senin, 06 Jul 2026 12:19 WIB

Senin, 06 Jul 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Sumur SPAM di Jombang Dipantau Ketat, Antisipasi Krisis Air Bersih Selama Kemarau

Sumur SPAM di Jombang Dipantau Ketat, Antisipasi Krisis Air Bersih Selama Kemarau

Senin, 06 Jul 2026 11:35 WIB

Senin, 06 Jul 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menghadapi selama musim kemarau, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang mulai memperketat pemantauan debit air pada…

Pemkab Banyuwangi Bangun TPS3R, Solusi Kurangi Sampah di Perkotaan

Pemkab Banyuwangi Bangun TPS3R, Solusi Kurangi Sampah di Perkotaan

Senin, 06 Jul 2026 11:26 WIB

Senin, 06 Jul 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Clean Rivers yang mendapat dukungan pendanaan dari Uni Emirat Arab (UEA), Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Harga Ayam Potong di Madiun Anjlok Rp 30.000 Per Kg Imbas MBG Libur

Harga Ayam Potong di Madiun Anjlok Rp 30.000 Per Kg Imbas MBG Libur

Senin, 06 Jul 2026 11:15 WIB

Senin, 06 Jul 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Imbas program Makan Bergizi Gratis (MBG) libur, harga daging ayam di Kota Madiun, Rp 30.000 per kilogram. Nilai itu jauh dari dua…

BPS Catat Kota Madiun Alami Inflasi 0,37 Persen Dipicu Kenaikan BBM

BPS Catat Kota Madiun Alami Inflasi 0,37 Persen Dipicu Kenaikan BBM

Senin, 06 Jul 2026 11:12 WIB

Senin, 06 Jul 2026 11:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi yang terjadi di Kota Madiun setidaknya mengalami inflasi 0,37 untuk periode Juni…