UMKM dan Ponpes Kota Probolinggo Dapat Pembinaan Ekonomi Kreatif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Dispopar Kota Probolinggo Fajar Poernomo dalam acara pembinaan ekonomi kreatif di Kota Probolinggo. Foto: Diskominfo Kota Probolinggo.
Sekretaris Dispopar Kota Probolinggo Fajar Poernomo dalam acara pembinaan ekonomi kreatif di Kota Probolinggo. Foto: Diskominfo Kota Probolinggo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo meyelenggarakan pembinaan ekonomi kreatif bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pondok pesantren wilayah setempat selama dua hari, Senin hingga Selasa tangga; 15-16 Mei 2023.

Kegiatan ini diikuti 40 pelaku UMKM yang terdiri dari 13 pondok pesantren yang tergabung dalam OPOP (One Pesantren One Product) dan 27 UMKM di Kelurahan Kanigaran dan Kedungasem.

"Di jaman teknologi sekarang ini, sistem penjualan sudah berbeda. Bagaimana kita bisa memasarkan produk kita dari rumah," kata Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Kepariwisataan (Dispopar) Kota Probolinggo Fajar Poernomo, Selasa (16/5/2023).

Menurutnya, suatu peluang harus dimanfaatkan dalam mengembangkan produk-produk yang dibuat untuk diperkenalkan di dunia maya, agar tidak lagi merasa asing di kemajuan teknologi dan justru menjadi penyemangat agar bisa hidup dan berkembang di era saat ini.

Fajar berharap, tidak hanya kreativitas pada produk saja yang ditampilkan, tetapi pada pemasaran melalui teknologi digital juga perlu dipikirkan. Ia menilai, sebagus apapun produk yang dibuat jika orang tidak mengenal atau tidak tahu, maka produk tersebut tidak akan dikenal.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini pelaku UMKM bisa memanfaatkan momen sebaik mungkin. Diharapkan ke depan bisa dipadukan dengan program-program pemerintah daerah, sehingga bisa bersinergi saling mendukung dan berkembang dengan baik. Karena UMKM sebagai penopang ekonomi masyarakat khususnya di Kota Probolinggo,” harapnya.

Ada dua narasumber dalam acara tersebut, diantaranya dari Forum Kota Probolinggo Kreatif dan UMKM Merah Putih. Pemateri dari Forum Kota Probolinggo Kreatif Imam Wahyudi mengajak peserta untuk melihat peta pasar. Termasuk perilaku masyarakat yang telah berubah dalam pola konsumsinya.

Tidak dapat dipungkiri, penguasaan terhadap digital marketing menjadi kewajiban bagi setiap pelaku usaha. Ia juga mengingatkan terkait prinsip dasar marketing, yang bertujuan mengoptimalkan pemasaran melalui kanal-kanal digital.

"Secanggih apapun digital marketing-nya, jika dasar tidak kuat maka bisa meleset kemana-mana. Prinsip dasar marketing terletak pada kepuasan pelanggan serta menjaga pelanggan yang telah dimiliki. Harus memiliki relasi secara emosional, juga maintenance hubungan dengan pelanggan," ujar pria yang akrab disapa Yudi.

Lebih lanjut, Yudi menambahkan terkait strategi lainnya yakni 4P (product, price, promotion, place) yang menjadi pertimbangan penting dalam usaha apapun. Ketika dasar ini kuat, maka akan lebih mudah masuk dalam zona digital. Dengan konten-konten yang punya orientasi jelas, yaitu menjaga pelanggan.

Ia beranggapan bahwa Kota Probolinggo memiliki potensi istimewa, mulai dari potensi jenis ikan yang memiliki cita rasa enak hingga produk lainnya yang sudah mampu menembus pasar di luar daerah dan luar negeri.

“Potensi besar ini harus dikelola dengan ilmu marketing yang baik. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi digital, ditambah dengan ekosistem yang mendukung. Supaya produk-produk tersebut menjadi bagian dari loyalitas kita kepada daerah,” ungkapnya.

“Kemauan dan keberanian kita mengambil sikap, memilih produk lokal harus dimasifkan sebagai bagian dari menjaga potensi daerah,” imbuhnya.

Yudi berharap, para peserta mampu menguasai teknik digital marketing menggunakan kanal yang dimiliki. Dengan demikian, bisa menopang marketing atau promosi produk masing-masing.

“Jangka panjangnya, bagaimana pelaku usaha ini punya pola usaha yang lebih mengikuti situasi zaman. Jadi tidak hanya selesai dengan menjual saja tetapi mengelola pelanggan dan mengelola brand,” jelasnya.

Sebab menurutnya, jangka panjang dari sebuah usaha tergantung dari brand itu kuat atau tidak, mampu mempengaruhi orang atau tidak, mampu membuat orang membeli atau tidak.

“Itu kan kunci survive-nya usaha disitu. Termasuk penguasaan pada digital marketing,” pungkasnya. prb

Berita Terbaru

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Upaya Pemerintah Kota Kediri dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular kembali mendapat pengakuan. Kali ini, Kota Kediri…

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar berkomitmen untuk memperkuat edukasi keimigrasian kepada masyarakat kali ini bertempat di wilayah Kec.Pomggok…

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI com, Sidoarjo – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Lingkungan Hidup b…

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur, Lailatul Qodriyah, menyoroti kembali terjadinya banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. I…