Kepsek SMAN I Sumenep dan Komite Inovatif Kembangkan Kemajuan Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dari kiri, Kepsek SMA I Negeri Sumenep, Drs. Achmad Sulaiman, M.Pd,  ketua Komite Sekolah, Novel, SH di ruang kerjanya. SP/Ainur Rahman
Dari kiri, Kepsek SMA I Negeri Sumenep, Drs. Achmad Sulaiman, M.Pd,  ketua Komite Sekolah, Novel, SH di ruang kerjanya. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Ketua Komite Sekolah SMANSA Ach. Novel SH,  mengaku sangat kecewa terhadap pemberitaan yang ditulis di salah satu media online terkait adanya pemungutan uang SPP di SMANSA Kab. Sumenep.

Dalam sebuah pemberitaan yang tidak melibatkan dirinya sebagai Komite sekolah dinilai pemberitaan yang sepihak dan tidak berimbang, makanya saya meminta media agar melakukan klarifikasi terhadap pihak sekolah. Tegasnya

Selain itu juga pihaknya, menjabarkan, perihal Permendikbud No. 75 tahun 2016 dan Pergub No. 8 tahun 2023, Masyarakat juga memiliki tanggung jawab terhadap dunia pendidikan.

"Alokasi Dana Bos, itu murni untuk pendidikan, dan Dana APBD  Prov. Jatim  untuk pengembangan pendidikan sekolah,  jadi sarana dan prasarana, semua anggaran dari pemerintah itu sudah ada SOP nya"

Namun, kata dia, ada anggaran yang didapat dari dana investasi yang tidak dibiayai oleh pemerintah, seperti halnya, kegiatan sekolah pada saat siswa mengikuti olimpiade di luar, dana pembinaan, perbaikan infrastruktur dan kegiatan lainnya di sekolah. Tegasnya

"Makanya, ayo duduk bareng, biar ada titik temu, jangan mengambil langkah sepihak, kebijakan masih bisa ditolerir karena masih ada kebijaksanaan, jadi tidak serta merta mengeluarkan jurus jitu".

Seperti, di sekolah SMA I Negeri Sumenep, setiap tahunnya Komite dihadirkan pada kegiatan temu wali siswa, dengan tujuan menyampaikan perihal keuangan sekolah yang tidak tercover oleh pemerintah.

"Kita sampaikan, perihal keuangan sekolah yang tidak tercover oleh pemerintah, seperti sarana dan prasarana, Membangun Mushalla dan area parkir berikut Kantin bersama di belakang, itu murni menggunakan dana investasi dari hasil komite"

Jadi saya jelaskan, tidak ada pungutan dan itu sifatnya, sukarela dan tidak ada tekanan kepada wali siswa, silahkan saja membantu untuk melengkapi fasilitas sekolah, dariberbagai sumber untuk sebuah kemajuan pendidikan dan kenyamanan belajar.

Dikatakan Novel, melihat banyaknya siswa yang masuk ke SMA I Negeri setiap tahunnya, maka dibutuhkan banyak pengembangan sarana dan fasilitas lainnya, seperti halnya lokasi pengembangan areal masjid di sekolah dan kantin itu dibutuhkan kurang lebih 5 Milyar, sekolah dapat dari mana.

"Makanya pembangunan Masjid sekolah itu tidak dilanjutkan,  karena terkendala dengan dana, jadi berangkat dari kesadaran bersama, ayo dibantu, dan didukung untuk melengkapi sarana sekolah"

Makanya, kata dia, pihaknya selaku Komite  Sekolah, memiliki tanggungjawab besar untuk berjuang memberikan fasilitas yang nyaman dan aman bagi siswa dalam belajar. Pungkasnya

Sementara Kepala Sekolah SMA I Negeri, Achmad Sulaiman, M.Pd, mengaku tidak banyak tahu, perihal pengembangan sekolah dan kemajuan sekolah karena merasa baru menjabat sebagai Kepsek di SMA I Negeri.

Namun, kata dia, selama pihaknya mengemban amanah menjadi Kepsek di SMA I Negeri Sumenep, memiliki kebijakan penuh dalam mengatasi persoalan yang berkaitan dengan SMA I Negeri Sumenep.

" Saya baru menjabat, dan saya terus berbenah memperbaiki sistem pendidikan sesuai dengan undang-undang pemerintah, baik kemendikbud atau Pemerintah Prov. Jawa timur, makanya kalau di sekolah sepenuhnya menjadi tanggungjawab saya, di luar sekolah ada komite"

Ia juga menyampaikan, agar pihak sekolah bersatu dengan masyarakat untuk memajukan pendidikan yang ada, sebab, kata dia, sekolah dan masyarakat tidak bisa terpisahkan seperti aliran darah. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Bangkalan – Mengawali bulan suci Ramadan dengan semangat berbagi dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk T…

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Wali Kot…

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Berbagai program mulai jalan, meski banyak pekerjaan rumah yang menanti gebrakan bupati dan wakil bupati Lamongan, namun capaian…

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di  SDN 01 Klegen Kota Madiun menuai kritikan. Dengan anggaran yang disebut-sebut Rp. 8.000 hi…

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 disorot. Anggaran swa…

Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Selasa, 24 Feb 2026 15:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mencatat sejumlah capaian strategis dalam satu tahun kepemimpinan jilid kedua Wali Kota Ika…