Dispendukcapil Sosialisasikan KTP Digital

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Belum terbiasanya warga Kabupaten Pasuruan dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD) membuat target Pemkab Pasuruan untuk mengejar 300 ribu KTP digital (e-KTP), tak gampang untuk direalisasikan.

Faktanya, sampai sekarang baru sekitar 11 ribu warga yang sudah memiliki IKD. Artinya, jumlah warga yang sudah memiliki IKD masih jauh dari target yang diharapkan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati mengakui, tak mudah mewujudkan target IKD bisa menembus 300 ribu warga hingga akhir 2023.

Hal itu dikarenakan oleh warga yang lebih menggandrungi KTP manual. Apalagi  kebutuhan layanan kependudukan masih mensyaratkan penyertaan KTP manual.

Karena ketika masyarakat datang ke tempat pelayanan, yang namanya KTP secara manual harus ditunjukkan. Contohnya saat melamar kerja, mengurus rekening perbankan dan hal lainnya, kata Tecto saat ditemui di kantornya, Senin (05/06/2023).

Tak selesai sampai di situ, IKD masih menjadi hal yang baru di telinga masyarakat. Dalam artian tak sedikit masyarakat yang tak tahu dengan inovasi tersebut.

Belum lagi, tidak semua masyarakat yang memiliki smartphone sebagai penunjang layanan IKD. Itulah yang menjadikan target mengejar 300 ribu KTP digital susah untuk diwujudkan.

"Apalagi di daerah terpencil, wah sudah pasti banyak yang gak punya smartphone," singkatnya.

Hanya saja, meski susah, namun Tecto-sapaannya meyakinkan, kalau pihaknya terus melakukan sosialisasi. Agar masyarakat semakin mengenal IKD tersebut.

Dengan cara itulah, diharapkan masyarakat bisa mengajukan IKD. Karena IKD sendiri, sebenarnya memiliki keunggulan. Salah satunya memberi kemudahan dalam kepemilikan identitas. Karena dalam satu smartphone, bisa terakomodir identitas yang dibutuhkan.

“Jadi, tidak lagi memenuhi dompet dan tidak mudah rusak, seperti KTP manual yang ditaruh di dompet. Kan rentan patah atau rusak. Dengan IKD, identitas kependudukan cukup ditampung dalam smartphone, sampainya. ris

Berita Terbaru

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Musim panen serentak, harga gabah di tingkat petani di Dusun Gondekan, Desa Jabon, Kecamatan Jombang masih bertahan tinggi pada…

Dukung Program Ketahanan Pangan, Pemdes Suwaluh Tanam Aneka Bibit Buah-buahan

Dukung Program Ketahanan Pangan, Pemdes Suwaluh Tanam Aneka Bibit Buah-buahan

Senin, 27 Jul 2026 15:36 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Suwaluh, Kecamatan Balongbendo, menanam ribuan aneka bibit  buah - buahan di lahan seluas 3 hektar yang …

Lewat Uji Coba Inovasi Brida Step, Pemkot Surabaya Upayakan Bantuan Gakin

Lewat Uji Coba Inovasi Brida Step, Pemkot Surabaya Upayakan Bantuan Gakin

Senin, 27 Jul 2026 15:23 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui inovasi program Brida Step (Surabaya Talent Entrepreneurial Path), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kini memetakan…

Lewat Konsumsi Ikan, Pemkot Surabaya Terus Kampanyekan Diversifikasi Protein

Lewat Konsumsi Ikan, Pemkot Surabaya Terus Kampanyekan Diversifikasi Protein

Senin, 27 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya membangun pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga,…

Dorong Pelaporan Pajak, Pemkot Surabaya Dorong Restoran dan Kafe Pakai Sistem Digital

Dorong Pelaporan Pajak, Pemkot Surabaya Dorong Restoran dan Kafe Pakai Sistem Digital

Senin, 27 Jul 2026 15:12 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui penerapan sistem digital, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong transparansi pelaporan pajak di sektor…

Sosialisasikan Perda Hunian Layak, Pemkot: Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Maksimal 7 Hari

Sosialisasikan Perda Hunian Layak, Pemkot: Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Maksimal 7 Hari

Senin, 27 Jul 2026 15:03 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2026 tentang Hunian yang Layak, Pemerintah Kota…