Dugaan Pengancaman, Tasyi Athasyia Dilaporkan Mantan Karyawan ke Polda Metro Jaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Selebgram Tasyi Athasyia bersama sang suami. SP/ JKT
Selebgram Tasyi Athasyia bersama sang suami. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Selebgram Tasyi Athasyia kini harus berurusan dengan kepolisian lantaran dilaporkan mantan karyawannya usai mengakomodasi keluhan sejumlah karyawannya melalui hotline aduan yang ditunjukkan untuk dirinya.

Diketahui, pihak tasyi melakukan pemaksaan terhadap mantan karyawan dengan mendatangkan orang ke rumahnya beberapa hari lalu. Orang diduga suruhan Tasyi memaksa eks karyawan untuk menandatangani sebuah surat perjanjian dengan cara mengintimidasi.

Pengacara Marlon Sihaloho mengatakan, atas perbuatan tak menyenangkan yang dialaminya, Putri, salah satu mantan karyawan Tasyi Athasyia membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya terkait dugaan pengancaman. Pelapor menjerat Tasyi dengan Pasal 335 KUHP terkait pengancaman dengan kekerasan.

"Pelapornya bernama Putri, salah satu eks tim selebgram tersebut. Ada foto, kronologis, termasuk foto muka orang yang mendatangi rumah, kita juga lampirkan," katanya, Kamis (22/06/2023).

Menurutnya, rumah Putri didatangi orang tak dikenal sampai beberapa kali pada Sabtu (17/06/2023) lalu. Orang diduga suruhan Tasyi memberikan tekanan memaksa Putri menandatangani surat perjanjian yang isinya menganggap permasalahan sudah tuntas.

"Dia merasa terganggu rumahnya didatangi beberapa kali, bahkan sampai tengah malam. Dipaksa menandatangani sebuah surat pernyataan. Artinya, dianggap perkara ini sudah clear lah. Dia nggak mau karena ada tekanan," bebernya.

Tak hanya putri, menurut Marlon Sihaloho sebanyak tiga orang mantan karyawan Tasyi Athasyia mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan dugaan ancaman kekerasan tersebut.

"Mantan karyawan dari beliau ada 2-3 orang yang saat ini mau melaporkan hal tersebut," kata Marloncius Sihaloho dikutip dari YouTube NitNot Official Kamis (22/6/2023).

"Karena menurut kami sudah mengganggu ketenangan dan juga keamanan."

"Khususnya dengan beberapa kali mencoba mendatangi itu memberikan dampak psikologis kepada beberapa mantan karyawan dan warga sekitar," terangnya.

Laporan polisi juga dibuat sebab Putri merasa ketakutan adanya ancaman dengan cara rumahnya didatangi orang tak dikenal. Bukan hanya Putri, menurut sang pengacara, warga sekitar juga ada yang sampai mengalami ketakutan.

Pengacara Putri menyebut permasalahan dengan Tasyi mulai terjadi dipicu oleh pembayaran gaji yang tidak tepat waktu atau tidak sesuai dengan yang telah disepakati di awal.Yang bermasalah bukan hanya putri, tapi ada beberapa bekas karyawan lain.

"Ada beberapa orang eks tim dari selebgram yang gajinya tidak dibayar full atau tepat waktu. Itu awal mulanya kenapa ke-blow up ke media sosial. Ada yang kerja November 2022 tapi baru dibayar Januari 2023," jelasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Tasyi yang didampingi suami memang sempat membuat video permintaan maafnya kepada semua pihak yang selama ini mungkin pernah merasa dirugikan oleh dirinya dan suami. Ia juga meminta maaf untuk kesalahan yang diketahui maupun yang tidak diketahui. 

Tidak hanya itu, Tasyi bahkan menyediakan nomor telepon yang bisa dihubungi oleh siapapun yang merasa masih punya masalah menggantung dengan dirinya. Tasyi menjelaskan nomor itu bisa dihubungi mulai 14-21 Juni 2023, aktif mulai pukul 12 siang sampai 5 sore. Tasyi ingin menyelesaikan semua masalah secara baik-baik. Dia juga kembali mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengingatkan. dsy

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…