Modus Orang Kaya Siasati Pajak Progesif Dibahas di Senayan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Kakorlantas Polri Usul Hapus Pajak Progresif dan BBN Kendaraan Bekas 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Berdasarkan data registrasi kendaraan bermotor, terutama mobil, hampir 30% bukan atas nama pemilik aslinya. Hal ini yang menyulitkan polisi ingin melakukan penindakan hukum. Misalnya saat hendak melakukan tilang ETLE, beberapa kali kejadian salah sasaran. Surat konfirmasi tilang dikirim ke alamat mereka yang justru tidak melakukan pelanggaran lalu lintas.

"Ada saja cara orang berduit mengakali pajak progresif kendaraan. Salah satunya membeli kendaraan dengan KTP orang lain ataupun atas nama perusahaan," kata Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi, yang dihubungi di Jakarta, Kamis (6/7/2023).

Pajak progresif kendaraan diusulkannya untuk dihapus. Pajak yang dibebankan kepada pemilik kendaraan atas nama satu identitas dan satu alamat itu dinilai tidak efektif. Bahkan justru membuat mereka yang berduit mengakalinya. Supaya tak kena pajak progresif, biasanya mereka yang sudah lebih dulu memiliki kendaraan akan meminjam identitas orang lain.

Anak mantan Wapres Try Sutrisno mengatakan, sudah beberapa kali temuan pemilik mobil mewah ternyata beralamat di gang sempit. Akses keluar masuk mobil pun sulit. Belum lagi pernah ditemukan juga pemilik mobil mewah justru termasuk dalam penerima bantuan dari pemerintah. Setelah ditelusuri, ternyata identitas mereka hanya dipinjam untuk mengakali pajak progresif kendaraan. Ada juga beberapa yang menggunakan nama perusahaan supaya tidak kena pajak progresif meski memiliki kendaraan lebih dari satu.

 

Usul Pajak Progresif Dihapus

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi mengatakan bahwa pihaknya telah mengusulkan agar pajak progresif ini dihapus. Dengan begitu, identitas kendaraan dan pemiliknya bisa terdata lebih baik.

"Cuma pinjam STNK menghindari pajak progresif. Mobilnya menggunakan bahan bakar yang harus disubsidi oleh pemerintah ternyata. Ini ketidaktertiban ini harus kami jawab dengan identifikasi tadi," kata Firman saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR.

"Ada dengan pajak progresif ini para pemilik kendaraan ini untuk menghindari pajak progresif itu mengatasnamakan orang lain, mengatasnamakan perusahaan karena pajaknya lebih murah. Ini kita sarankan untuk dihapuskan, biarkanlah, yang terpenting datanya betul," tambah Direktur Penegakan dan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol Aan Suhanan

 

Juga BBN Kendaraan Bekas

Selain pajak progresif, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) II atau BBN kendaraan bekas juga diusulkan untuk dihapus. Tarif BBN itu memberatkan bagi mereka yang membeli kendaraan bekas. Beberapa kali ditemukan, tarif BBN lebih mahal dari harga kendaraan bekas itu sendiri. Hal itulah yang membuat masyarakat enggan menunaikan kewajibannya. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …