DLH Kab Pasuruan Kerjasama dengan Ratusan Perusahaan Lakukan Penghijauan di Arjuno-Welirang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas DLH kabupaten Pasuruan dan perwakilan perusahaan saat lakukan penghijauan di lereng gunung Arjuno
Petugas DLH kabupaten Pasuruan dan perwakilan perusahaan saat lakukan penghijauan di lereng gunung Arjuno

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan – Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, memanggil ratusan perusahaan untuk bersama-sama melakukan penghijauan dengan menanam pohon di daerah Zona II Arjuno-Welirang.

Seratusan perusahaan itu, dipanggil ke kantor DLH Kabupaten Pasuruan, Kamis (13/7/2023) untuk mendengarkan arahan kepala DLH terkait penghijauan. Penghijauan sendiri, akan dilaksanakan pertengahan bulan ini, dan diluncurkan secara simbolis oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf.

"Kami mengundang sebanyak 100 perusahaan, untuk mendapatkan pengarahan kepala dinas. Terkait rencana kegiatan 2023 untuk penghijauan. Penanaman akan dilakukan di daerah Zona II Arjuno-Welirang. Yang akan dilaunching oleh Bupati Irsyad Yusuf secara simbolis. Kemudian disusul oleh giat Jambore Banser se-Jawa Timur di Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen," terang Kabid Tata Lingkungan DLH, Khoiron.

Masih menurut Khoiron, yang diutamakan adalah perusahaan-perusahaan yang memakai air sebagai bahan baku utama produksi mereka. "Ketika perusahaan produksi minuman mengambil air, berarti mereka harus menabung air agar bahan baku tetap ada. Ya tentunya dengan upaya menanam pohon untuk menabung air tersebut," jelas Khoiron.

Dari seratusan perwakilan perusahaan yang hadir, lebih dari 50 persen menyatakan kesanggupan dan kesiapannya untuk melaksanakan penghijauan.

Jangan sampai air diambil terus, tapi kita tidak gemar menanam. Jangan sampai kita nantinya kekurangan air. Karena proses penyimpanan air sesuai penelitian, dari hulu sampai ke mata air di daerah tengah, bisa memakan waktu hingga puluhan tahun," imbuh Khoiron.

Sementara itu, sejumlah perusahaan produksi minuman kemasan maupun air mineral, menyatakan bahwa sejak awal produksi, mereka telah berkomitmen untuk turut menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan.

Hari Wicaksono, selaku Stakeholder Relation (SR) Manager PT. Tirta Investama Pabrik Keboncandi, yang memproduksi Aqua, mengatakan bahwa Aqua adalah salah satu produsen air dalam kemasan yang selama 22 tahun terakhir menunjukkan komitmen dalam menjaga sumber daya air sebagai kesadaran corporate sosial responsibility.

"Kami tahun ini berkomitmen untuk kembali menanam 10 ribu bibit pohon, sebagai upaya penghijauan di catchment area sumber mata air," terang Hari Wicaksono.

Sedangkan PT. Tirta Fresindo Jaya Pasuruan yang memproduksi "Le'Minerale", tahun ini juga berkontribusi untuk penghijauan sebanyak 10 ribu bibit pohon. "Tahun ini 10 ribu bibit, tahun depan 15 ribu bibit," jelas Arya Candra selaku SH IRGA PT. Tirta Fresindo Jaya Pasuruan.

Lalu mengapa pohon atau tumbuhan sangat getol untuk dilestarikan perusahaan? Karena dalam kehidupan, manusia akan selalu bergantung pada keberadaan pohon, begitu juga sebaliknya.

Masing-masing dari keduanya memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Pohon yang memberikan kehidupan dan berbagai sumber daya untuk manusia, sebaliknya manusia yang menjaga serta merawat pohon.

Penghijauan merupakan salah satu bentuk peran manusia dalam menjaga lingkungan. Penghijauan ini dilakukan dengan melakukan penanaman pepohonan. Nah, peran pemerintah daerah dalam hal ini melalui Dinas Lingkungan Hidup, berusaha melakukan pendekatan kepada setiap perusahaan di Kabupaten Pasuruan agar tumbuh kesadaran dari pihak perusahaan untuk sama-sama peduli dengan lingkungan. ris

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …