Banjir Hebat, 16.000 Warga India Ngungsi ke Kolong Jalan Layang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jalanan yang rusak akibat air sungai Yamuna meluap di Usmanpur, India. SP/ IND
Jalanan yang rusak akibat air sungai Yamuna meluap di Usmanpur, India. SP/ IND

i

SURABAYAPAGI.com, India - Banjir luapan air Sungai Yamuna yang melanda jalanan utama ibu kota India, Delhi akibat curah hujan tinggi membuat Pemerintah India menutup 17 sekolah di daerah banjir dan mengalihkan lalu lintas dari jalanan yang terendam air.

Kurang lebih 88 orang tewas di negara bagian Himachal Pradesh, India sejak musim hujan dimulai akhir bulan kemarin, sementara daerah-daerah sekitar seperti Punjab dan Haryana juga mengalami banjir hebat.

Diketahui, pada Kamis (13/07/2023) pagi, ketinggian air Sungai Yamuna telah bertambah dari 207,49 meter menjadi 208,46 meter dalam beberapa hari terakhir. Volume air tersebut merupakan yang tertinggi dalam 45 tahun terakhir, kata otoritas setempat.

Kepala Menteri Arvind Kejriwal juga tak luput dari banjir, sementara kantor berita PTI melaporkan jalanan utama menuju Connaught Place, pusat bisnis popular di tengah kota Delhi, diterjang banjir.

Kejriwal juga mengatakan, pegawai negeri sipil, kecuali mereka yang menyediakan layanan esenesial, boleh kerja dari rumah. "Imbauan sedang diterbitkan bagi perusahaan-perusahaan swasta agar (para karyawan) juga kerja di rumah," tambahnya, Jumat (14/07/2023).

Selain itu, yang membuat heboh adalah lebih dari 16.000 warga telah menempati tenda-tenda yang dipasang di kolong jalanan layang oleh pemerintah Delhi.

Melihat kejadian tersebut, tim penanggulangan bencana juga telah dikirim ke beberapa daerah untuk melakukan operasi penyelamatan di titik-titik yang terkena banjir.

Kejriwal mengatakan meminta pemerintah federal mengatur jumlah air yang mengalir dari Bendungan Hathnikund di Haryana, yang ia sebut sebagai penyebab Sungai Yamuna meluap.

Otoritas setempat mengatakan aliran air dari bendungan akan mulai berkurang sekitar pukul 14.00 waktu setempat pada Kamis (13/07/2023), menurut laporan koran Times of India. dsy

Berita Terbaru

Rugikan Negara Rp3,6 M, Tunjangan DPRD Ponorogo Sempat Jadi Temuan BPK Tahun 2022

Rugikan Negara Rp3,6 M, Tunjangan DPRD Ponorogo Sempat Jadi Temuan BPK Tahun 2022

Jumat, 07 Agu 2026 13:38 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 13:38 WIB

PONOROGO– Dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun 2023-2026, yang menyeret Mantan Ketua DPRD Sunarto dan Kabag K…

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – SMA Negeri 1 Porong, Kabupaten Sidoarjo, mengundang seluruh para wali murid kelas X-1 sampai X-12 dalam acara Sosialisasi Program S…

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Di tengah derasnya arus informasi digital yang mengalir tanpa batas, ruang-ruang diskusi tentang nilai kebangsaan menjadi semakin…

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

  SURABAYAPAGI.com – Pemerintah Indonesia berencana membuat kontrak impor minyak jangka panjang dari Rusia. Saat ini proses impor tersebut sudah masuk tahap ke…

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – 79 pemerintah daerah butuh tambahan dana alokasi umum dari pemerintah pusat. Jumlahnya mencapai Rp 14 triliun. Mendagri Tito juga bilang s…

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga R…