Terjebak di Hutan Kolombia, 4 Bocah Mampu Bertahan Hidup 40 Hari, Kok Bisa?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tentara militer Kolombia merawat anak-anak yang selamat dari pesawat Cessna 206 yang jatuh di hutan Caqueta, di perbatasan antara Caqueta dan Guaviare. SP/ SBY
Tentara militer Kolombia merawat anak-anak yang selamat dari pesawat Cessna 206 yang jatuh di hutan Caqueta, di perbatasan antara Caqueta dan Guaviare. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Penuh teka-teki, sebanyak 4 bocah yang jatuh kedalam hutan di Kolombia akibat kecelakaan pesawat kecil, mereka pun harus bertahan hidup selama 40 hari menunggu tim penyelamat datang. Bahkan tiga orang dewasa, termasuk ibu mereka, yang ada di pesawat tersebut meninggal dunia. kok bisa?

Diketahui, keempat saudara kandung tersebut saat ditemukan dalam kondisi baik-baik saja. Mereka adalah Lesly (13), Soleiny (9), Tien Noriel (5) dan bayi Cristin (1).

Bocah-bocah tersebut diselamatkan pada 9 Juni 2023, dan dibawa ke rumah sakit militer di Bogota untuk pemulihan. Keempatnya sudah dipulangkan pada Kamis (13/07/2023) malam. Mereka untuk sementara akan diasuh di Colombian Family Welfare Institute.

"Mereka telah pulih... berat badan mereka sebenarnya sangat sehat," kata direktur institut tersebut, Astrid Caceres, dikutip Minggu (16/07/2023).

Sementara itu, Ceceres mengatakan, mereka sudah sehat. Bahkan bayi Cristin disebut sudah sepenuhnya pulih dalam hal pengembangan fisik. 

Kondisi mereka berbeda dengan saat foto pertama yang diambil ketika keempatnya ditemukan. Saat itu mereka terlihat kurus kering.

Ternyata, keberuntungan selama 40 hari bertahan di dalam hutan Kolombia tersebut, diperoleh sang bocah tersebut berkat pengetahuan Lesly tentang bertahan hidup di hutan, dengan banyak bahaya termasuk ancaman hewan buas seperti ular, pemangsa, hingga kelompok kriminal bersenjata.

Dalam proses pencarian, butuh hampir 200 penyelamat militer dan warga dengan anjing pencari untuk melacak mereka.

Kakak beradik itu akan tinggal bersama anak-anak lain di tempat penampungan, yang lokasinya tidak diungkapkan. Caceres mengatakan anak-anak akan berada di daerah pedesaan di mana mereka akan merasa "nyaman". dsy

Berita Terbaru

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan babak final four Proliga Seri Surabaya y…

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…