Jumlah Penduduk Miskin di Jatim Tembus 4,19 Juta Jiwa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala BPS Jatim, Zulkipli. Foto: BPS Jatim.
Kepala BPS Jatim, Zulkipli. Foto: BPS Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur (Jatim) mengungkapkan bahwa  jumlah penduduk miskin di Jatim pada Maret 2023 tercatat sebanyak 4,19 juta jiwa. Jumlah tersebut turun sebanyak 47,7 ribu jiwa jika dibanding September 2022 yang berjumlah 4,24 juta jiwa.

Jumlah penduduk miskin di Jatim tersebut setara dengan 16,17 persen dari totalnya secara nasional yang sebanyak 25,90 juta orang. Hal itu menjadikan Jatim sebagai provinsi dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Indonesia. 

Jika dipersentasekan, lanjutnya, angka kemiskinan di Jatim pada Maret 2023 mencapai 10,35 persen atau menurun 0,14 persen sejak September 2022 yang mencapai 10,49 persen.

“Dalam data tahunan, pada periode Maret 2022 hingga Maret 2023, angka persentase penduduk miskin di Jatim juga mengalami penurunan sebesar 0,03 persen,” kata Kepala BPS Jatim Zulkipli di Surabaya, Selasa (18/7/2023).

Zulkipli menjelaskan bahwa persentase penduduk miskin perkotaan pada September 2022 sebesar 7,78 persen, turun menjadi 7,50 persen pada Maret 2023. Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada September 2022 sebesar 13,90 persen, naik menjadi 13,98 persen pada Maret 2023.

Dibanding September 2022, lanjutnya, jumlah penduduk miskin Maret 2023 perkotaan turun sebanyak 49 ribu orang. Dimana dari 1,752 juta orang pada September 2022 menjadi 1,703 juta orang pada Maret 2023.

Sementara itu, pada periode yang sama jumlah penduduk miskin perdesaan naik sebanyak seribu orang. Yakni dari 2,484 juta orang pada September 2022 menjadi 2,485 juta orang pada Maret 2023

Selain itu, terjadi perubahan garis kemiskinan yang lebih kecil pada September 2022 hingga Maret 2023 sebesar 3,97 persen.

“Pada Maret 2022 ke September 2022 itu mencapai angka 5,86 persen, jadi perubahan garis kemiskinan di Jatim memang turun dari yang tahun kemarin,” ujarnya.

Ia menuturkan, garis kemiskinan di Jatim selama September 2022 hingga Maret 2023 jika dihitung per kapita naik sebesar 3,97 persen.

“Yaitu dari Rp487.908 per kapita per September 2022 menjadi Rp507.286 per kapita per Maret 2023, sehingga hal tersebut merubah garis kemiskinan,” ujar Zulkipli.

Dari angka Rp507.286 tersebut, terdiri dari komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp384.426,- (75,78 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp122.860,- (24,22 persen).

Selanjutnya, pada Maret 2023, secara rata-rata rumah tangga miskin di Jawa Timur memiliki 4,24 orang anggota rumah tangga.

“Dengan demikian, besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp2.150.893,-/rumah tangga miskin/bulan,” tandasnya. sb

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…