Sepekan Operasi Patuh Semeru 2023 di Surabaya

47.031 Pengendara Melanggar, 3.701 Ditilang ETLE, Sisanya Hanya Ditegur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengendara motor yang terkena razia polisi lalu lintas selama Operasi Patuh Semeru 2023. Hanya saja para pengendara motor yang ditindak di lokasi, hanya diberi teguran, tetapi tidak ditilang.
Pengendara motor yang terkena razia polisi lalu lintas selama Operasi Patuh Semeru 2023. Hanya saja para pengendara motor yang ditindak di lokasi, hanya diberi teguran, tetapi tidak ditilang.

i

Terhitung sejak 10-18 Juli, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya menggelar Operasi Patuh Semeru 2023. Tak tanggung-tanggung, total yang ditindak, berjumlah 47.031 pelanggar. Dari jumlah tersebut, hanya 3.701 yang mendapat tilang elektronik. Sedangkan, 43.330 pengendara, "kepergok" langsung melanggar lalu lintas di lokasi. Tapi mereka hanya mendapat teguran saja, tidak ditilang.

 

SURABAYA, M. Ilham

 

Razia itu menyasar pelanggaran mulai dari, berkendara tidak memakai helm, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur dan mengemudikan mobil tidak memakai sabuk pengaman. Hasilnya, puluhan ribu pengendara terjaring dalam razia tersebut.

Berdasarkan catatan kepolisian ada 43.330 pengendara kepergok melanggar lalu lintas. Namun, nasib puluhan ribu pengendara itu terbilang beruntung. Kesalahan mereka tidak tertangkap kamera ETLE melainkan kepergok polisi, sehingga hanya mendapat teguran saja.

Sedangkan pelanggar lain berjumlah 3.701 bernasib kurang baik. Kesalahan mereka di jalan kena jepret kamera ETLE. Dengan begitu,  mereka sekarang harus siap-siap menunggu jadwal sidang di pengadilan untuk membayar tilang.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce melalui Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman mengamati jumlah pelanggar mengakui masih banyak masyarakat yang belum patuh dengan aturan lalu lintas masih terbilang banyak.

Akan tetapi, bila angka tersebut dibandingkan dengan jumlah pelanggar cenderung turun. Satu contoh jenis pelanggaran tidak menggunakan helm, pada Operasi Patuh Semeru 2023 sebanyak 337 pelanggar, pada tahun 2022 jumlah pelanggarnya mencapai 520 pelanggar.

"Artinya ada peningkatan kepatuhan. Kalau beberapa bulan lalu jangankan malam hari, siang hari kita masih lihat pengendara yang jelas-jelas melanggar di jalur protokol tengah kota," ujar Kasat Lantas Polrestabes AKBP Arif Fazlurrahman, kemarin.

 

Melanggar di Jalan Protokol

Arif menyebut, penurunan pelanggaran ini umum terjadi di jalan protokol atau tengah kota. Sementara di wilayah pinggiran kota berbanding terbalik.

"Daerah perbatasan Surabaya, wilayah Surabaya Utara perbatasan dengan Perak, seperti Kedung Cowek banyak pelanggaran di siang hari seperti lawan arus, nah itu kami treatment terus. Dengan cara menindak secara tegas melalui tilang. Harapannya masyarakat di lokasi itu semakin meningkat kepatuhannya," ungkap Arif.

Terpisah, Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi ketika dikonfirmasi mengatakan, Operasi Patuh Semeru rencana digelar hingga 23 Juli 2023.

Harapannya, setelah razia ini selesai masyarakat bisa terbiasa mematuhi peraturan lalu lintas.

“Tujuannya agar masyarakat semakin sadar aturan lalu lintas. Sehingga tidak membahayakan diri sendiri dan pengemudi lainnya,” pungkas Haryoko. ham/rmc

Berita Terbaru

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI. COM, Lumajang- Kualitas Makanan Jadi Prioritas Pemkab Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG, Kualitas Makanan Jadi Prioritas Bupati Lumajang, …

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Ancaman pencurian ternak sapi dan sepeda motor menjadi perhatian Polsek Rowokangkung.  Untuk mencegah tindak kriminalitas tersebut, …

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Isu yang sempat viral di media sosial serta dibumbui narasi sepihak mengenai adanya dugaan tekanan struktural maupun arogansi o…

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peta pergerakan spiritual dan organisasi keagamaan di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Jam'iyah Ahlit Thariqah a…

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …