BBKSDA Jatim Evakuasi Trenggiling Jantan yang Berkeliaran di Pemukiman Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Trenggiling Kembali Berkeliaran di Pemukiman Mojokerto, BKSDA Sudah Lima Kali Evakuasi di Tahun 2023. SP/ MJK
Trenggiling Kembali Berkeliaran di Pemukiman Mojokerto, BKSDA Sudah Lima Kali Evakuasi di Tahun 2023. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Warga di Dusun Sumberpandan, Desa Mojotamping, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto baru saja dikejutkan adanya seekor trenggiling yang berkeliaran di sekitar pemukiman warga.  Trenggiling yang diketahui berjenis kelamim jantan tersebut bahkan masuk salah satu rumah warga.

Meneria laporan warga tersebut, petugas dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur langsung bergegas mengevakuasi hewan dilindungi itu. Hewan tersebut akan dievakuasi ke habitatnya di Taman Hutan Raya Raden Soerjo (Tahura Raden Soerjo).

Awal mula penemuan tersebut diungkap oleh salah satu warga, Ledihermanto (30) yang mengatakan, penemuan trenggiling tersebut awalnya ditemukan pada Senin (24/07/2023) sekitar pukul 23.00 WIB. “Hewannya masuk dalam rumah warga di sana (Dusun Sumberpandan) malam hari,” ungkapnya, Rabu (26/07/2023).

Ledihermanto mulanya tak mengetahui jika hewan nokturnal (hewan yang tidur pada siang hari dan aktif pada malam hari) tersebut adalah trenggiling. Ia mengetahui jika yang ditemukan tersebut trenggiling setelah memposting di media sosial (medsos).

Sementara itu, Pengendali Ekosistem Hutan/Ka RKW 09 Mojokerto, BBKSDA Jawa Timur, Fajar Dwi Nur Aji mengatakan, jika petugas bergerak setelah melihat postingan terkait temuan trenggiling oleh warga di Dusun Sumberpandan, Desa Mojotamping, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto tersebut.

“Jadi langsung kami temui dan ngecek ke lokasi apakah benar. Ternyata trenggiling dan kami melakukan diskusi agar hewan dilindungi itu diserahkan kepada negara melalui BKSDA Jatim. Hewan mamalia dari ordo Pholidota itu mengalami sedikit trauma dan luka di bagian kuku belakangnya,” jelasnya.

Sehingga, lanjut Fajar, pihak BBKSDA Jawa Timur masih harus melakukan kesehatan fisik hewan yang cenderung pemilih dalam selera makan tersebut sebelum akhirnya bisa dilepas liarkan ke habitatnya. Fajar menjelaskan, nika trenggiling masuk dalam hewan dilindungi dan perdagangannya sangat-sangat terbatas.

“Temuan trenggiling ini merupakan kali kelima sepanjang tahun 2023 yang ditemukan warga dan diserahkan ke negara melalui BBKSDA Jatim. Pertama di Kecamatan Trowulan, Ngoro, Sooko, Bangsal, Kabupaten Mojokerto hingga Wonoayu, Sidoarjo. Ada berbagai faktor yang menyebabkan hewan yang ditemukan secara alami di daerah tropis,” jelasnya.

Menurutnya, selain habitat trenggiling memang ada di wilayah penyanggah, yakni Mojokerto yang memiliki kawasan Pelestarian Alam (KPA) dan dekat dengan hutang lindung. Namun pihaknya harus melakukan pengkajian terkait bermunculannya hewan yang memiliki ukuran 30 cm hingga 100 cm tersebut.

“Kemungkinan di sini ada habitatnya, tapi kita akan melakukan kajian. Mojokerto sendiri memang merupakan salah satu wilayah habitat alaminya di Tahura Raden Soerjo,” pungkasnya.

Sebagai informasi, trenggiling di Indonesia masuk dalam penambahan daftar jenis tumbuhan dan hewan yang dilindungi dalam P.20/2018, yaitu sebanyak 241 jenis atau 26 persen dari daftar yang tercantum dalam lampiran Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 (PP.7/1999) tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa sebagaimana diubah dengan P.106/2018.  dsy

Berita Terbaru

Jaga Keandalan Listrik Selama Perhelatan MotoGP Mandalika, Direktur Pembangkitan PLN Pantau Control Room

Jaga Keandalan Listrik Selama Perhelatan MotoGP Mandalika, Direktur Pembangkitan PLN Pantau Control Room

Minggu, 11 Okt 2026 20:34 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Mandalika – Menjelang balapan utama MotoGP Mandalika 2026, Minggu (11/10/2026), Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo m…

Ternyata Warga Lamongan Termasuk Paling Harmonis di Jatim

Ternyata Warga Lamongan Termasuk Paling Harmonis di Jatim

Minggu, 11 Okt 2026 20:04 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Warga Lamongan harus berbahagia, pasalnya hidup di Kabupaten Lamongan dapat dikatakan aman dari pertikaian sebagai akibat dari…

Kelengahan di Akhir Pertandingan, Pupuskan Ambisi Persela Kudeta Deltras FC

Kelengahan di Akhir Pertandingan, Pupuskan Ambisi Persela Kudeta Deltras FC

Minggu, 11 Okt 2026 18:55 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Ambisi Persela Lamongan untuk mengudeta Deltras FC dari puncak klasemen Grup B Liga 2 Championship harus pupus. Gol penyeimbang A…

Film Beautiful Pain Kupas Perjuangan Ibu Tunggal Melawan Trauma dan Stigma

Film Beautiful Pain Kupas Perjuangan Ibu Tunggal Melawan Trauma dan Stigma

Minggu, 11 Okt 2026 18:54 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perjuangan seorang perempuan untuk bangkit dari hubungan rumah tangga yang tidak sehat, menghadapi trauma, hingga melawan stigma s…

IM3 Istimewa Perluas Layanan di Surabaya, Sasar Kebutuhan Digital

IM3 Istimewa Perluas Layanan di Surabaya, Sasar Kebutuhan Digital

Minggu, 11 Okt 2026 17:29 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 17:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan internet masyarakat perkotaan semakin beragam, mulai dari menunjang pekerjaan dan pendidikan hingga mengakses hiburan, a…

Khofifah Apresiasi Program Baznas Jatim, Bantuan Guru dan Perlindungan Pekerja Informal Diperluas

Khofifah Apresiasi Program Baznas Jatim, Bantuan Guru dan Perlindungan Pekerja Informal Diperluas

Minggu, 11 Okt 2026 17:23 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kesejahteraan guru pendidikan anak usia dini dan taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) menjadi salah satu perhatian dalam program bantuan so…