Ikuti Konvoi Pengesahan, Oknum Pesilat Lempari Rumah Warga di Tuban dengan Batu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Keempat oknum pesilat yang sudah diamankan Polres Tuban. Sp/ TBN
Keempat oknum pesilat yang sudah diamankan Polres Tuban. Sp/ TBN

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebanyak empat oknum dari salah satu perguruan silat di Kabupaten Tuban nekat merusak rumah hingga membakar motor milik pemuda di Desa Trutup, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban pada Jumat (21/7/2023) dini hari, kini sudah diamankan pihak polisi setempat.

Dari hasil penuturan dari pelaku, Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Tomy Prambana menyampaikan pelaku nekat melakukan pengrusakan, pada saat melintas di lokasi kejadian ada beberapa orang yang dicurigai merupakan kelompok perguruan lain diluar dari kelompoknya.

“Sehingga itu jadi alasan mereka untuk melakukan tindakan tersebut,” tutur AKP Tomy Prambana, Kamis (27/07/2023).

Diketahui oknum pesilat tersebut berinisial MI (27), NO (23), NA (23) MK (19) yang merupakan warga Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban serta satu lagi anak berkonflik dengan hukum (ABH) yang masih di bawah umur. Sedangkan motor yang dibakar milik seorang pemuda berinisial ADP (22) asal Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Awal Mula Konflik, Konvoi Mengikuti Pengesahan Perguruan Silat

Diketahui, konflik tersebut bermula saat oknum pesilat melakukan konvoi pada hari Kamis 20 Juli 2023 dari arah Kecamatan Rengel yang akan menuju kota Tuban untuk mengikuti pengesahan warga baru dan melintas di jalan penghubung antara Kecamatan Plumpang dengan Rengel tepatnya di Desa Talun, Kecamatan Plumpang.

Sesampainya di lokasi kejadian, rombongan yang diperkirakan berjumlah kurang lebih 500 orang mengendarai motor tersebut melempari rumah warga dengan batu dan merusak 1 unit motor Honda Beat warna putih nopol S 5560F G yang sedang diparkir di belakang rumah.

“Usai melakukan pengrusakan, sekelompok oknum silat tersebut langsung melanjutkan arak-arakan atau konvoi menuju Tuban namun saat tiba di pertigaan Pakah sejumlah massa konvoi dihadang oleh petugas dan dihalau untuk kembali pulang,” ujar AKP Tomy Prambana, Kamis (27/07/2023).

Akibatnya, massa yang konvoi tersebut emosi dan sempat terjadi ricuh dengan sesama anggotanya. Selang beberapa jam kemudian, massa kembali pulang. Namun pada saat arah pulang di Desa Trutup, Kecamatan Plumpang massa konvoi kembali melakukan pengrusakan terhadap 1 (satu) unit motor Merk Yamaha Vixion Nopol DA-3406-GW milik ADP dengan cara dilempar batu dan dibakar yang di tafsir kerugiannya mencapai sekitar Rp20 juta

“Untuk menanggung perbuatannya para pelaku akan dijerat Pasal 170 dan atau 406 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara 7 tahun,” pungkasnya. 

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya motor yang hangus terbakar, motor yang digunakan oleh para pelaku, seragam silat, balok kayu dan batu.

Sementara itu saat ini, aksi tersebut masih dalam pengembangan untuk memastikan kemungkinan ada pelaku lain selain 5 tersangka yang sudah diamankan. Sehingga, pihaknya mengimbau kepada seluruh oknum-oknum dari perguruan silat untuk tetap menjaga wilayah Kabupaten Tuban agar tetap kondusif.

“Kami tidak berhenti di sini, kita akan kembangkan kasusnya lagi, kemungkinan ada pelaku lainnya. Kami tidak segan – segan dan akan melakukan tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang seperti ini,” jelasnya. dsy

Berita Terbaru

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melalui Unit P…

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kapolres Lamongan yang baru AKBP Adhytiawarman Gautama Putra P.hD menyempatkan diri melaksanakan shalat Ashar berjamaah, bersama j…

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kapolres Blitar AKBP Ardy Zuul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., bertatap muka dengan awak media di Blitar Raya pagi tadi di ruang Lo…

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Terdakwa Maidi tidak membantah keterangan saksi Siti Ulfasyah terkait pemberian ATM serta transfer uang Rp3 juta hingga Rp10 juta p…

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum Kepala Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, terus bergulir. Kali Korban b…

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meluncurkan logo resmi Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 yang mengusung tema “Kidung Aruna K…