Ratusan Honorer di Magetan Jadi PPPK, Diwajibkan Tanam Bambu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi Tenaga honorer yang menerima SK Perjanjian Kerja (PPPK) di Magetan. SP/ MGT
Ilustrasi Tenaga honorer yang menerima SK Perjanjian Kerja (PPPK) di Magetan. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Bupati Magetan Suprawoto baru saja mengesahkan sebanyak 477 tenaga honorer di Magetan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Pendopo Surya Graha pada Senin (31/07/2023).

Sebanyak 477 PPPK yang diangkat dengan pembagian 464 tenaga pengajar dan 13 tenaga teknis. Untuk guru ditugaskan di lingkup Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora).

Kemudian, tenaga teknis bakal bertugas di Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP), Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan Dikpora.

Uniknya, Sekda Magetan Hergunadi mengatakan, selepas pengangkatan menjadi PPPK tersebut, Aparatur Sipil Negara (ASN) formasi 2022 itu diwajibkan menanam pohon bambu atau melakukan penghijauan di Eco Bamboo Park Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, Magetan pada Desember mendatang.

“PPPK ini sudah membantu perekonomian Magetan dengan membeli makanan dan batik khas Magetan, selain nanti pada bulan Desember akan melaksanakan penanaman pohon atau penghijauan di Eco Bamboo Park Sukomoro,” jelasnya, Senin (31/07/2023).

Hingga kini masih belum ada kejelasan lebih lanjut terkait pembangunan Eco Bamboo Park yang membutuhkan anggaran Rp73 miliar jika disesuaikan dengan masterplan.

Sebelumnya, Pemkab Magetan masih mencoba melobi beberapa perusahaan migas agar mendapatkan anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) dengan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK).

Bupati Magetan Suprawoto pernah menyampaikan jika penanaman pohon bambu bakal dimulai pada Agustus 2023. Namun, itu belum termasuk pembangunan taman dan hanya menanam pohon bambu saja. dsy

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…