PDAM Surabaya Ganti Pipa Bawah Tanah, Jalan Pasar Kembang 'Meledak'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Alat berat jenis Eskavator menguruk 'ledakan' Jalan Pasar Kembang Surabaya, akibat proyek pipa bawah tanah milik PDAM Surabaya, Selasa (1/8/2023) pagi kemarin.
Alat berat jenis Eskavator menguruk 'ledakan' Jalan Pasar Kembang Surabaya, akibat proyek pipa bawah tanah milik PDAM Surabaya, Selasa (1/8/2023) pagi kemarin.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Jalan aspal di Jalan Pasar Kembang Surabaya tiba-tiba membengkak, membentuk gundukan setinggi satu meter hingga mengalami keretakan, pada Selasa (1/8/2023) pagi.

Peristiwa tersebut membuat panik pedagang kaki lima yang biasa berjualan di lokasi tersebut setiap pagi hari dan videonya sempat viral di lini masa media sosial baik Twitter dan Instagram.

Narasi di media sosial pun beragam. Masyarakat menyebut Jalan Pasar Kembang meledak tepat di galian pipa PDAM Surabaya.

Saat posisinya 'meledak', warga sekitar pun berhamburan meninggalkan lokasi. Hingga pukul 12.30 WIB, gundukan tanah tersebut sudah dipapas dan diuruk petugas menggunakan eskavator.

Walhasil, tampak lubang dangkal berdiameter sekitar 4 meter di jalan tersebut dan hampir memakan separuh jalan Pasar Kembang. Di lokasi gundukan juga nampak sebuah alat berat, dan sebuah papan pengumuman bahwa di lokasi tersebut sedang dilakukan rehabilitasi jaringan pipa PDAM.

Sejumlah petugas dari Dishub Kota Surabaya dan Satpol PP Kota Surabaya juga nampak berjaga-jaga di sekitar lokasi.

Gunarmin, pemilik toko lampu yang tidak jauh dari lokasi menceritakan, pada Senin malam, lokasi gundukan tersebut sudah mulai retak dan mengeluarkan air. "Airnya merembes ke sisi jalan," kata Gunarmin, di lokasi.

Sementara pada Selasa (1/8/2023) pagi sekitar pukul 05.30 WIB, lokasi yang retak perlahan mulai membentuk gundukan setinggi 1 meter serta mengeluarkan air dan lumpur.

"Di depan toko saya biasanya dipakai jualan PKL saat pagi. Mereka lalu beramai-ramai memindah dagangannya," kata Gunarmin.

 

Klaim PDAM Surabaya

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya membeberkan penyebab terangkatnya aspal di Jalan Pasar Kembang, karena adanya dorongan lumpur dari bawah tanah, sebagai imbas proyek penggantian pipa.

Direktur Operasi PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Nanang Widyatmoko mengatakan suara ledakan yang sempat terdengar oleh warga bersumber dari bunyi patahan aspal. "Bukan ledakan, itu suara patahan aspal saja," kata Nanang.

Nanang menyebut terangkatnya aspal di Jalan Pasar Kembang itu bermula ketika petugas sedang menggarap proyek penggantian pipa lama yang kondisinya sudah berkarat.

Pipa itu hendak diganti dengan pipa yang baru dengan ukuran 600 milimeter dengan berbahan high density polyethylene (HDPE).

Kemudian ketika petugas melakukan penarikan pipa dari dalam tanah ternyata terdapat lumpur yang ikut terangkat sehingga menyebabkan aspal terangkat.

"Terangkatnya tidak lebar, tidak sampai setengah jalan. Aspal naik sekitar lima sampai enam meter dimensinya," ujarnya.

Dia menyebut pengerjaan dengan mekanisme pengeboran sengaja diambil lantaran mempertimbangkan sejumlah aspek, seperti kepadatan lalu lintas, kondisi lebar jalan, dan banyaknya aktivitas perekonomian masyarakat di lokasi tersebut.

"Jadi supaya tidak mengganggu kami lakukan dengan sistem pengeboran. Tadi pagi pengeboran sudah selesai dan ketika ditarik sekitar pukul 06.00 pagi ternyata di salah satu bagian jalan aspalnya terangkat," ucapnya.

 

Cegah Adanya Kebocoran

Petugas dari PDAM Surya Sembada Kota Surabaya saat ini sedang melakukan penanganan pada bagian aspal yang terangkat dan akan dilanjutkan proses rekondisi lokasi.

"Semoga nanti malam selesai. Kemungkinan setelah isya' sampai jam 12 malam estimasinya. Tergantung kondisi lapangan juga," kata Nanang.

Di sisi lain, pihaknya memang harus melakukan pengerjaan secara cepat untuk mencegah adanya kebocoran yang bisa merambat sampai ke pipa di bawah Fly Over Pasar Kembang.

"Pipa kami ada yang di bawah fly over dan kalau terjadi apa-apa penangan akan sulit, dampaknya ke masyarakat juga besar. Kalau airnya keluar dan tidak segera tertangani akan menggerus tanah di sekitar jembatan itu," kata dia. ham/rmc

Berita Terbaru

Puncak Hari Lingkungan Hidup, Khofifah Pimpin Aksi Bersih 10 Ton Sampah dan Tanam Pohon

Puncak Hari Lingkungan Hidup, Khofifah Pimpin Aksi Bersih 10 Ton Sampah dan Tanam Pohon

Sabtu, 06 Jun 2026 20:42 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 20:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin aksi bersih sampah dan penanaman pohon pada puncak peringatan Hari Lingkungan H…

Gerindra Cup 2026 U 17 Resmi Dibuka, Mbak Wali Dorong Lahirnya Atlet Sepak Bola Berprestasi

Gerindra Cup 2026 U 17 Resmi Dibuka, Mbak Wali Dorong Lahirnya Atlet Sepak Bola Berprestasi

Sabtu, 06 Jun 2026 19:57 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri pembukaan turnamen sepak bola Gerindra Cup 2026 U 17. Acara berlangsung di Stadion…

KAI Dukung Program Diskon Transportasi dari Pemerintah untuk Kereta Ekonomi Komersial di Wilayah Daop 7 Madiun

KAI Dukung Program Diskon Transportasi dari Pemerintah untuk Kereta Ekonomi Komersial di Wilayah Daop 7 Madiun

Sabtu, 06 Jun 2026 18:28 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Liburan Sekolah lebih hemat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyatakan dukungan penuh terhadap program…

Kuasa Hukum 2 Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp1,4 M Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

Kuasa Hukum 2 Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp1,4 M Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

Sabtu, 06 Jun 2026 18:24 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kasus penolakan pembayaran proyek pengadaan pipa di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo kembali mencuat.…

Sparta Pena FC Tumbangkan Bank Jatim 3-2 di Laga Penuh Kontroversi  ‎

Sparta Pena FC Tumbangkan Bank Jatim 3-2 di Laga Penuh Kontroversi ‎

Sabtu, 06 Jun 2026 15:16 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 15:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC Madiun meraih kemenangan setelah menundukkan Bank Jatim dengan skor 3-2 dalam lanjutan Mini Soccer Grup D Kapolres Cu…

Komitmen Jaga Iklim dan Lingkungan, PLN UID Jatim dan DLH Surabaya Tanam 60 Pohon

Komitmen Jaga Iklim dan Lingkungan, PLN UID Jatim dan DLH Surabaya Tanam 60 Pohon

Sabtu, 06 Jun 2026 15:10 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 15:10 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur bersama Dinas Lingkungan Hidup…