Thony Minta Pemkot Lakukan Pendampingan Pabrik Paving Padat Karya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH. Thony  saat melakukan kenjungan ke pabrik paving di Siwalankerto. SP/ Al Qomarrudin
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH. Thony saat melakukan kenjungan ke pabrik paving di Siwalankerto. SP/ Al Qomarrudin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mendatangi pabrik paving di Siwalankerto yang merupakan hasil program padat karya dari Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony melihat pabrik paving tersebut masih jauh dari kata ideal masih membutuhkan pendampingan. 

Dari aspek keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 misalnya. Para pegawai yang tidak memakai sepatu dan sarung tangan. Lalu, handle press paving tidak disertai kunci pengaman, serta tidak ada pembatas orang masuk ke zona dekat alat pres yang berbahaya. 

“Kita tidak menghendaki itu terjadi, tapi sudah bisa kita bayangkan, andai saja kunci penahan beban lolos disaat pembersihan sisa material dilakukan, akan sangat berpotensi menjepit dan menghancurkan tangan,” ungkap Thony. 

Thony melanjutkan hal itu perlu diantisipasi, agar hal terburuk tidak terjadi. Perlu adanya upaya pencegahan dengan memasang sarana pengamanan. 

Maka itu  mendorong Pemkot untuk terus melakukan pendampingan. “Produksi sudah berjalan dengan baik, dari aspek kegiatan juga nampak konkrit. Namun teknis penyelenggaraannya masih kurang diperhatikan,” ungkap Thony, Minggu (06/08/2023).

Diakui oleh Ketua RW 6 Kelurahan Siwalankerto Mohammad Aly bahwasanya pabrik paving ini masih butuh  pendampingan dan support penuh dari pemerintah untuk mengembangkan produksi paving ini. 

Aly menjelaskan, di pabrik tersebut terdapat dua mesin pembuat paving. Dalam satu hari, pihaknya bisa memproduksi hingga 26 meter paving. Untuk satu mesin, dikelola oleh 5 orang. Saat ini terdapat 10 pekerja disana. 

“Sebenarnya, idealnya satu mesin dipegang 6 orang. Namun kami kekurangan pekerja, jadi sementara dipegang 5 orang. Sebenarnya, banyak warga yang menanyakan pekerjaan disini. Namun, karena syaratnya dari gakin, jadi kandidat banyak yang tidak lolos,” ungkap Aly. Alq

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…