Trisula Macan Putih Madura Mengamuk, Kantor Pemkab Sumenep Bergetar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Brigade 571 Korwil Madura, Sarkawi saat gelar materi TUKS di Kantor Pemkab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Ketua Brigade 571 Korwil Madura, Sarkawi saat gelar materi TUKS di Kantor Pemkab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep -  Buntut panjang dari persoalan Terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS)  Gersik putih terus disoal, mediasi dilakukan sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan persoalan.

Pantauan Reporter Surabaya Pagi, Kegiatan mediasi dilakukan di Kantor DPRD Kab. Sumenep dab di kantor Pemerintah Daerah Kab. Sumenep, 

Pada gelar rapat kedua digelar kembali di kantor pemerintah Daerah pada hari Rabu  23 Agustus dengan dihadiri oleh pihak BPN, Satpol PP, DPMPTSP, Inspektorat, DLH, KSOP Kalianget, DKP, PERKIMHUB. Camat Kalianget, Kepala Desa Kalianget Timur.

Ketua DPW. Brigade 571 Korwil Madura, Sarkawi menyoal adanya ketidakjelasan keberadaan TUKS yang dituding tidak mengantongi izin, persoalan itu sudah digelar di DPRD namun tak membuahkan hasil, akhirnya dilakukan mediasi di Gedung Pemerintahan Kab. Sumenep.

"Hal ini dilakukan Mediasi kedua di Gedung Pemkab sumenep, namun mediasi kedua mendatangkan para Birokrasi yang tak paham tentang persoalan yang dimaksud, makanya saya tidak mau melanjutkan rapat yang hanya membuang-buang waktu saja"

Menurut Sarkawi, persoalan yang melibatkan banyak instansi di Kab. Sumenep itu harus segera diselesaikan segera, dalam hal ini Kantor pertanahan Sumenep (BPN) harus dapat menjelaskan, apakah sertifikat yang dikeluarkan oleh BPN itu sudah sesuai zona. Tudingnya

Kemudian, dari DPMPTSP Kab. Sumenep, terkait Izin bangunan yang dikuasai oleh pemerintah,  apakah sudah mengantongi izin reklamasi, kemudian DLH terkait izin lingkungan, Jadi banyaknya keterlibatan instansi bermasalah dalam kubu TUKS Gersik Putih tersebut.

Makanya, kata dia, pihaknya, sama sekali tidak punya keinginan untuk menutup Dermaga, tapi saya hanya ingin tahu proses izin berdirinya TUKS jadi, kata dia, tidak mempermasalahkan pemilik izin Dermaga, saya hanya ingin melihat sertifikat yang diterbitkan oleh BPN.

Makanya, saya sebagai ketua kelompok pengawas kelautan dan perikanan  (Pokmawas) Kec. Kalianget,  itu hanya ingin tahu semua proses itu dilakukan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, tidak hanya berada diatas meja.

"Jadi pada saat gelar materi berlangsung, para birokrasi terkait itu tidak hanya asal bicara, harus berdasarkan data tidak hanya ngomong saja, apalagi pada saat digelar rapat mediasi kedua dari BPN diwakili oleh yang tidak memiliki kepentingan, mana tahu persoalan"

Makanya saya anggap mediasi rapat kedua itu tidak menuai hasil yang baik dan belum ada titik terang, karena kehadiran mereka hanya melengkapi kursi-kursi kosong yang tidak paham tentang persoalan. Makanya saya keluar pada saat gelar materi berlangsung. 

"Saya kesel banget, kalau memang mau diselesaikan dengan cara yang baik, semestinya yang memiliki peranan penting itu yang harus hadir dan menjelaskan sesuai dengan bukti-bukti dan kelengkapan administrasi, tidak hanya bermodal katanya"

Jadi, kata dia, bermusyawarah itu tidak akan pernah menemukan titik akhir jika hanya bermodalkan katanya tidak berangkat dari data yang dikantongi atau dipegang, makanya, ayo perkaranya digelar berdasarkan dengan bukti-bukti. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…