Rusun ASN di IKN Habiskan Rp 9,4 Triliun dari Dana APBN

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 30 Agu 2023 11:52 WIB

Rusun ASN di IKN Habiskan Rp 9,4 Triliun dari Dana APBN

i

Dokumentasi PUPR Proses Pembangunan Rusun 4 Lantai di IKN, (30/08/2023)

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pembangunan rumah susun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur telah dimulai. Pembangunan ini menggelontorkan anggaran sebesar Rp 9,4 triliun. Ditargetkan pembangunan selesai pada Desember 2024. 

Dilansir melalui laman Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan PUPR Iwan Suprijanto mengungkapkan bahwa akan ada 47 tower rusun yang dibangun dalam kurun waktu 19 bulan. 

Baca Juga: UMKM Mebel dan Kerajinan Siap-siap Kecipratan Proyek IKN Rp 100 Triliun

“Kami mendapat challenge dari Bapak Menteri, minimal pada Juli 2024 sudah terbangun 12 tower beserta meubeler-nya, sehingga sudah dapat langsung dihuni,” ujar Iwan Suprijanto  Selasa (29/08/2023).

Lokasi  rusun ASN-hankam akan tersebar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan IKN sub WP-1A dengan total lahan seluas 45,91 hektar. Adapun Sumber dana untuk pembangunan rusun bersumber dari APBN.

Baca Juga: Awal Tahun 2024, Realisasi Pendapatan APBN Regional Jatim Capai Rp21,65 Triliun

"Pembangunan 47 tower Rusun telah dimulai dengan menggunakan dana APBN senilai Rp 9,4 triliun. Sisanya akan menyusul dibangun Rusun dengan pendanaan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU)," jelas Iwan dalam keterangan tertulis. 

Berdasarkan keterangan Iwan Suprijanto pembangunan 47 tower Rusun ASN-Hankam ini merupakan dukungan terhadap proses pemindahan para abdi negara secara bertahap ke IKN mulai 2024 mendatang. 

Baca Juga: Terdongkrak Proyek IKN, Penjualan Keramik Lokal Melonjak Pesat

Seluruh 47 tower Rusun ASN-Hankam memiliki 2.820 unit dengan tipe 98 m2 untuk tiap unitnya. Adapun, pembangunan Rusun terdiri dari 31 Rusun untuk ASN dengan jumlah 1.860 unit. Kemudian 7 Rusun Hankam personel POLRI dan Badan Intelijen Negara (BIN), serta 9 Rusun untuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dengan total 960 unit. (Acl)

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU