Musim Kemarau Panjang, 500 Lebih Embung di Bojonegoro Retak-retak Mengering

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan embung di Bojonegoro yang mengering dan retak-retak. SP/ BJN
Penampakan embung di Bojonegoro yang mengering dan retak-retak. SP/ BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebanyak lebih dari 500 embung yang digunakan sebagai tumpuan irigasi bagi petani di sejumlah desa di Bojonegoro, Jawa Timur sudah kering kerontang dampak musim kemarau panjang. 

Menurut warga setempat, seiring memasuki musim kemarau panjang tersebut mengakibatkan salah satu embung atau waduk ukuran kecil di Dusun Kampung Baru, Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.

Diketahui, keringnya embung di Dusun Kampung Baru tersebut sudah berlangsung sejak dua bulan terakhir seiring memasuki puncak musim kemarau. Bahkan cuaca panas membuat tanah di dasar embung retak-retak.

“Diperkirakan mayoritas atau sebagian besar embung telah mengering, embung tersebut tersebar di sejumlah desa terutama di wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro,” ucap Kepala Bidang Air Baku dan Irigasi Dinas Pekerjaan Umum Sumberdaya Air atau PU-SDA Pemkab Bojonegoro, Bungku Susilowati.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro sebelumnya juga telah memetakan, terdapat 32 desa di 10 kecamatan berpotensi terjadi kekeringan dan krisis air bersih.

“Puncak kekeringan di Bojonegoro akan terjadi pada Agustus mendatang,” kata Kalaksa BPBD Bojonegoro Ardhian Orianto.

Sementara itu, akibatnya ribuan hektare areal pertanian dibiarkan mangkrak, lantaran tak bisa ditanami karena kondisi tanah yang terlalu kering.

Sebagai informasi, kemarau tahun ini diperkirakan lebih parah karena ada fenomena El Nino. Hal tersebut sesuai prediksi BMKG, puncak musim kemarau berlangsung bulan Agustus hingga September 2023. bjn-01/dsy

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…