Proyek Dinkes, Pembangunan Puskesmas di Jombang ''Amburadul''

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proyek pembangunan gedung Puskesmas Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. SP/ Sarep
Proyek pembangunan gedung Puskesmas Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. SP/ Sarep

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pelaksanaan proyek pembangunan gedung Puskesmas di Kabupaten Jombang, disinyalir amburadul.  Dua proyek pembangunan gedung Puskesmas Miagan, Kecamatan Mojoagung dan Puskesmas Perak, Kabupaten Jombang, baru mencapai sekitar 50 persen. 

Padahal, proyek miliaran rupiah yang diampu Dinas Kesehatan Jombang itu harus selesai pada bulan November 2023. Salah satunya, Puskesmas Miagan, Mojoagung harus sudah kelar pada tanggal 8 November 2023. Nilai proyek pembangunan tidak tanggung mencapai Rp 5,4 miliar. 

Dengan anggaran sebesar itu seharusnya, progres pembangunan bisa sesuai dengan harapan. Di lapangan bangunan puskesmas nampak masih separo jadi, tembok juga masih belum terlihat di aci.

Bahkan, papan informasi proyek tidak dipasang dengan benar, dirobohkan di tanah begitu saja. ”Saat ini progres sekitar 55 persen,” ujar salah satu pekerja dari CV Sugio Langgeng yang enggan disebutkan namanya, Jumat (13/10/2023).

Ia mengakui, progres pekerjaan Puskesmas Mojoagung mengalami keterlambatan. ”Minggu kemarin minusnya itu sekitar 18 persen,” ungkapnya. 

Dirinya menyebutkan, adanya keterlambatan pembangunan, dikarenakan kendala waktu yang cukup mepet. Serta material yang sulit untuk didapatkan.

”Seperti atap ini harus merk tertentu. Tidak ada dipasaran jadi harus pesan dulu,” bebernya. 

Tidak hanya itu, dirinya juga mengaku cukup kesulitan mendapatkan material keramik dengan merk yang ditentukan. ”Keramiknya itu juga sulit didapat. Apabila saya ganti dengan merk lain nanti jadi temuan,” tegasnya. 

Ia menambahkan, saat ini pekerjaan pembangunan juga yang paling besar, akan tetapi perhitungannya rendah.

”Sehingga progresnya masih kecil,” imbuhnya. Akan tetapi, dirinya memastikan bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kontrak yakni 8 November. 

”Minggu depan ini sudah mulai pasang atap. Kami usahakan bisa selesai tepat waktu,” tegasnya.

Abaikan Keselamatan Kerja 

Selain pembangunan yang tidak sesuai progres. Pekerja proyek gedung Puskesmas Miagan, Mojoagung, juga nampak tidak mengenakan alat pelindung diri. 

Tidak ada satupun pekerja yang mengenakan peralatan keamanan dan keselamatan, seperti helm, sarung tangan, sepatu, maupun rompi. 

Kontraktor pelaksana CV Sugio Langgeng diduga mengabaikan UU Keselamatan Ketenagakerjaan dalam pengerjaan proyek pembangunan Puskesmas, Perak. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, Syaiful Anwar tidak bisa memberikan keterangan banyak terkait dengan proyek pembangunan Puskesmas Mojoagung.

”Tadi (kemarin, Red) tim teknis memantau pekerjaan di Mojoagung,” ungkapnya.

Sehingga, setelah melihat kondisi di lapangan. Akan dilakukan rapat bersama. ”Senin saja ya nanti keterangannya,” pungkas Syaiful.

Data yang dihimpun, proyek pembangunan Puskesmas Mojoagung dengan nilai kontrak Rp 5.455.642.000 pelaksana dari CV Sugio Langgeng dan pengawas dari CV Syahir Consultant tanggal dimulai pembangunan 12 Juli dan selesai 8 November. Sarep

Berita Terbaru

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menemukan bintik kecil berwarna cokelat atau kehitaman pada susu bubuk anak bisa membuat orang tua khawatir. Apalagi, produk tersebut d…

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ratusan umat Katolik memadati Rumah Duka Grand Heaven Surabaya untuk mengikuti Misa Arwah dalam rangka memperingati Hari Arwah S…

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyadari pentingnya menekan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB) secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Mojokerto terus…