Kecelakaan Bus Indonesia Tabrak Pengemudi Ibu-ibu di Tuban: Korban Melawan Arus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi Bus PO Indonesia yang masuk selokan setelah mengalami kecelakaan dengan sepeda motor di jalur Pantura Desa Sugihwaras, Kec Jenu, Tuban. SP/ TBN
Kondisi Bus PO Indonesia yang masuk selokan setelah mengalami kecelakaan dengan sepeda motor di jalur Pantura Desa Sugihwaras, Kec Jenu, Tuban. SP/ TBN

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Kecelakaan antara sebuah bus tidak bisa dielakan lagi. Kali ini Bus Indonesia jurusan Semarang-Surabaya mengalami kecelakaan lalu lintas dengan pengendara motor di Jalan Tuban-Semarang, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban pada Minggu (29/10/2023).

Bus yang dikemudikan oleh Andika (39) warga Kabupaten Bojonegoro menabrak seorang perempuan berusia 43 tahun bernama Siti Cholifah warga Dusun Bongkol, Desa Sumurgung Kecamatan/Kabupaten Tuban dan berakhir meninggal dunia dengan luka parah sedangkan kendaraan bus banting setir hingga nyungsep masuk selokan.

Kanit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban IPDA Eko Sulistiono mengatakan, sekitar pukul 13.00 WIB saat korban bernama Siti Cholifah (43) mengendarai motor Honda Vario dengan Nopol S 3420 EAB berwarna hitam berjalan dari arah timur ke barat.

“Namun, saat mengendarai sepeda motor, korban tidak berada di lajur kiri melainkan melawan arus di lajur kanan,” ucap IPDA Eko Sulistiono, Senin (30/10/2023).

Pihaknya menduga kecelakaan tersebut karena korban tidak memprioritaskan jalur utama saat berjalan menyebrang. Naas, niat ingin menghindari Siti Cholifah, bus Indonesia justru terperosok masuk ke dalam area parit atau semak belukar di sisi selatan jalan, dikarenakan tidak bisa menginjak rem mendadak.

“Penumpang bus masih selamat ada yang luka-luka ringan, untuk pengemudinya mengalami patah tulang karena masuk ke parit,” pungkasnya.

Hal tersebut lantaran, sepeda motor semakin ke tengah membuat kecelakaan tidak bisa terhindarkan hingga korban terlindas kendaraan bus itu. Sedangkan bus yang berusaha menghindar ke kanan hingga keluar jalur dan nyungsep di selokan.

“Akibatnya korban terserempet badan bus hingga meninggal dunia di lokasi kejadian,” tutur Eko Sulistiono.

Kini, petugas dari jajaran Sat Lantas Polres Tuban yang tiba di TKP langsung melakukan evakuasi terhadap korban. Selain itu petugas juga melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti dari kejadian kecelakaan maut itu. tbn-01/dsy

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …