Ramai-ramai Aksi Boikot, UMKM Lokal Siap Gantikan Produk Pro Israel

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi para UMKM lokal yang mempromosikan produk andalannya. SP/ JKT
Ilustrasi para UMKM lokal yang mempromosikan produk andalannya. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Masyarakat Indonesia ramai-ramai serentak melakukan aksi boikot produk yang berkaitan dengan Israel imbas kesadisannya yang mengakibatkan banyak ribuan korban jiwa hingga wanita dan anak-anak di Palestina.

Asosiasi UMKM Indonesia (Akumandiri) mengharapkan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) bisa mengambil peluang di tengah maraknya boikot terhadap produk-produk pro Israel atau merek yang terafiliasi dengan negara tersebut. 

“Posisi pelaku UMK di kelas pedagang UMK, saya berharap bisa mengambil peluang atau momentum atas kekosongan produk sejenis yang sedang marak diboikot,” kata Ketua Umum Akumandiri Hermawati Setyorinny.

Disatu sisi, Deputi Bidang UKM Kemenkop Hanung Harimba Rachman menegaskan, berbagai produk UMKM sudah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di Tanah Air. Terlihat lantaran produk-produk yang ada mayoritas merupakan produk dengan daya beli menengah ke atas, seperti barang elektronik, produk bayi, makanan, minuman, dan lainnya. 

Sementara, untuk produk-produk yang menonjol seperti HP, makanan minuman, perlengkapan bayi, dan lainnya kebanyakan merupakan produk yang telah terbeli sebelumnya sehingga kebutuhan untuk membeli baru tidak banyak. 

Meski begitu Hanung mengatakan, sampai saat ini pemerintah tidak memboikot produk atau bahan baku apa pun. "Dalam konflik ini, jangan sampai negara kita rugi," kata Hanung.

Ia melanjutkan, UMKM mudah beradaptasi dengan keadaan apa pun. Kemenkop, sambung dia, juga selalu mendorong pelaku usaha agar dapat mengambil peluang pasar. 

"Kalau ada peluang mereka bisa isi. Asal tidak diganggu-ganggu saja," kata Hanung, Selasa (14/11/2023).

Dilansir laman BDS Movement, ada beberapa produk yang diboikot karena terlibat dengan Israel. Meliputi semua merek produksi Unilever, P&G, McDonals, Burger King, dan sebagainya. 

Produk-produk ini merupakan merek dagang yang terkena seruan boikot di media sosial X dan TikTok. Kendati begitu, belum ada konfirmasi lebih lanjut apakah produk ini merupakan buatan Israel dan berafiliasi dengan Israel. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…