Upaya Pencegahan Peredaran Rokok Ilegal, Pol PP & Damkar Tuban Beri Sosialisasi di 20 Kecamatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Narasumber dari kantor pengawasan Bea Cukai Bojonegoro saat memberikan materi tentang kategori rokok ilegal pada peserta sosialisasi. SP/ Her
Narasumber dari kantor pengawasan Bea Cukai Bojonegoro saat memberikan materi tentang kategori rokok ilegal pada peserta sosialisasi. SP/ Her

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai bagian dari kegiatan penegakan hukum, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban sosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya mengetahui dan memahami barang kena cukai ilegal terutama hasil tembakau yang berupa rokok ilegal. 

Upaya preventif tersebut, dijalankan selama bulan Juli hingga Oktober untuk menekan dan menutup pintu peredaran rokok ilegal di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Tuban. 

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban, Gunadi memaparkan, sosialisasi yang dilakukan pihaknya di 20 Kecamatan se- Kabupaten Tuban bekerjasama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Bojonegoro. 

Yang dibahas, yakni mengenai Perundang-undangan di Bidang Cukai, yaitu Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai kepada Masyarakat dan Pemangku Kepentingan, tujuannya tentu memberantas Rokok Ilegal di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Tuban.

"Yang disampaikan tentang pemberantasan rokok non cukai beserta landasan hukumnya," terangnya, Selasa (7/11/2023).

Di setiap kecamatan, lanjut Gunadi, sosialisasi diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari perwakilan perangkat desa, tokoh masyarakat/pemuda serta pedagang toko yang menjual produk tembakau yakni rokok.

Para peserta, menerima informasi tentang cara mengetahui rokok tersebut legal atau ilegal. Disampaikan pula tentang jenis-jenis rokok ilegal dan ciri-cirinya serta sanksi hukum apabila terjadi pelanggaran.

Diantara kategori yang dimaksud sebagai rokok ilegal adalah rokok dengan pita cukai palsu, kedua rokok dengan pita cukai tidak sesuai jenis dan golongan, sehingga menyebabkan kekurangan pembayaran. 

Ketiga yakni rokok tanpa pita cukai (polos) yang dijual baik eceran/ grosir dan yang terakhir adalah rokok yang menggunakan pita cukai bekas. Dimana jika melanggar salah satu dari empat kategori tersebut dapat dikenakan sanksi dengan hukuman (kurungan) atau denda sesuai aturan yang berlaku. 

"Kita sampaikan beberapa kategori rokok ilegal dan sanksinya kepada para peserta agar lebih paham," ungkapnya. 

Pada setiap kesempatan kegiatan sosialisasi tersebut Gunadi, berpesan kepada seluruh peserta agar hasil dari sosialisasi disampaikan kepada keluarga dan orang lain terutama tetangganya dengan mengajak untuk tidak mengkonsumsi rokok ilegal, tidak memasarkan atau menjual rokok ilegal.

Apabila ada pihak yang ditengarai melakukan penjualan rokok ilegal, peserta juga bisa melaporkan kepada Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban atau Kantor Bea dan Cukai Bojonegoro.

Selain itu, Gunadi juga terus melakukan penekanan mengenai manfaat tidak menjual rokok ilegal, salah satunya yaitu meningkatnya Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) yang disalurkan ke Kabupaten Tuban, sehingga akan bermanfaat untuk menunjang pelaksanaan pembangunan di daerah dimana dana bagi hasil tersebut 50% dipergunakan untuk Bidang Kesejahteraan Masyarakat, 40% untuk Bidang Kesehatan dan 10% untuk Bidang Penegakan Hukum

"Saya meminta agar peserta menyampaikan materi yang diperoleh kepada orang terdekat. Atau jika ada yang mengetahui ada yang menjual rokok ilegal, bisa melaporkan ke Satpol PP Tuban atau ke Kantor pengawasan Bea Cukai Bojonegoro," pungkasnya. Her

Berita Terbaru

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menemukan bintik kecil berwarna cokelat atau kehitaman pada susu bubuk anak bisa membuat orang tua khawatir. Apalagi, produk tersebut d…

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ratusan umat Katolik memadati Rumah Duka Grand Heaven Surabaya untuk mengikuti Misa Arwah dalam rangka memperingati Hari Arwah S…

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyadari pentingnya menekan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB) secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Mojokerto terus…

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penanganan kasus Tuberkulosis (TBC), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah gencar-gencarnya melakukan kolaborasi…

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Grab Indonesia menerima piagam apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas kontribusi aktifnya mendukung pengembangan…

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna menekan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Pemerintah Kota (Pemkot) Batu membangun sistem pengolahan sampah terintegrasi…