Jaga Budaya Warisan Lokal, Kadisbudporapar Serahkan Bantuan Alat Kesenian Thak-Thakan Khas Tuban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kadisbudporapar saat menyerahkan bantuan alat kesenian khas tuban, thak-thakan guna menjaga keberlanjutan warisan budaya lokal. SP/ TBN
Kadisbudporapar saat menyerahkan bantuan alat kesenian khas tuban, thak-thakan guna menjaga keberlanjutan warisan budaya lokal. SP/ TBN

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Dalam rangka melestarikan warisan budaya lokal yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) setempat menyerahkan bantuan sarana kesenian kepada komunitas seni berupa seperangkat gamelan beserta kostum pertunjukan Thak-Thakan kepada kelompok seni tradisional. 

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi dua sanggar Thak-Thakan asal Kecamatan Tambakboyo, yakni Naga Bumi dan Gembong Singolawe. Bantuan tersebut merupakan wujud nyata dukungan pemerintah terhadap kesenian lokal merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga jati diri budaya Tuban agar tetap hidup dan relevan di tengah arus modernisasi.

"Sesuai arahan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, pemerintah daerah berkomitmen mendorong keberlangsungan seni tradisional sebagai kekayaan daerah," ujar Kepala Disbudporapar Tuban, Mohammad Emawan Putra, Kamis (08/01/2026).

Lebih lanjut, adanya bantuan tersebut diharapkan mampu menunjang aktivitas kelompok seni sekaligus meningkatkan kualitas pertunjukan Thak-Thakan. Pasalnya, kesenian ini telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian penting dari identitas masyarakat setempat.

Thak-Thakan sendiri merupakan seni pertunjukan topeng khas Kecamatan Tambakboyo yang sarat dengan nilai kebersamaan, kekuatan, serta kearifan lokal dan telah tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Indonesia, sehingga keberadaannya memiliki perlindungan hukum sebagai warisan budaya bangsa.

"Kami berharap kesenian Thak-Thakan dapat terus berkembang, semakin diminati oleh generasi muda, serta berkontribusi dalam memperkuat identitas budaya sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah," katanya. tb-01/dsy

 

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…