Jumlah Penumpang Pelabuhan Diprediksi Meningkat 30 Persen Jelang Nataru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penumpang berjalan menuju kapal di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan. SP/ MKS
Penumpang berjalan menuju kapal di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan. SP/ MKS

i

SURABAYAPAGI.com, Makassar - Menjelang libur Hari Natal dan Tahun Baru 2024 (Nataru) yang tinggal beberapa pekan lagi, jumlah arus penumpang dan kunjungan atau call kapal diprediksi akan mengalami peningkatan sebesar 30 persen.

Salah satunya di PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar, sebagai pelabuhan terbesar, terpadat, dan tersibuk di Regional 4, Pelabuhan Makassar selalu mencatat jumlah arus penumpang tertinggi di setiap musim Nataru.

Menurut General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, hal tersebut terlihat dari 20 cabang kelolaan Pelindo di Regional 4, total arus penumpang periode H-15 hingga H+15 di Pelabuhan Makassar sebanyak 83.860 orang pada musim Nataru tahun lalu.

"Dari total jumlah penumpang tersebut, untuk embarkasi atau penumpang yang berangkat sebanyak 42.722 orang dan debarkasi atau penumpang yang tiba sebanyak 41.138 orang," katanya, Minggu (17/12/2023). 

Sementara itu, Junior Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 4 Makassar, Andy Hermawan mengatakan bahwa pihaknya bersama stakeholder terkait lainnya akan menyiapkan posko bersama di area Pelabuhan Makassar untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diprediksi terjadi pada H-8, H-1, H+1, H+6, H+8 dan H+9 Nataru.

"Kami juga sudah menyiapkan sejumlah fasilitas yang ada, khususnya di Terminal Penumpang Anging Mammiri yang memiliki kapasitas kurang lebih 4.000 orang penumpang," ucapnya.

Pihaknya juga akan terus memantau setiap sarana dan prasarana yang tersedia senantiasa dalam kondisi yang nyaman dan bersih, terutama untuk toilet, ruang menyusui, mushola, dan ruang tunggu serta fasilitas yang lainnya.

Sementara itu, diketahui sebelumnya di musim Nataru tahun lalu jumlah arus penumpang mengalami pertumbuhan sebesar 208 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 40.149 orang penumpang. Sehingga, pada musim Nataru tahun ini diprediksi akan mengalami peningkatan sebesar 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. mks-01/dsy

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…