Gegara Orang Tua Diejek, Siswa SMA Setubuhi dan Sebar Video Syur Siswi SMP di Magetan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi pencabulan remaja dibawah umur. SP/ MGT
Ilustrasi pencabulan remaja dibawah umur. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Seorang siswa SMA asal magetan berinisial AS (17) melakukan aksi tak senonoh dengan menyetubuhi seorang siswi SMP lalu menyebar aksi syur-nya tersebut berupa foto dan video. Hal itu dilakukannya karena korban mengatai atau diejekorang tua pelaku dan ingin korban segera meminta maaf. 

Menurut cerita pelaku AS saat mendatangi sekolah siswi SMP tersebut. Jika korban tidak segera meminta maaf, maka dia mengancam akan menyebarkan foto dan video syur antara dirinya dan korban. 

Bahkan dia sudah menyebarkan foto dan video syur itu pada guru korban. Karena tak terima, orang tua korban pun lantas melaporkan AS pada Polres Magetan. AS pun sudah diamankan Polres Magetan.

AS mengakui jika dirinya memang sempat menjalin hubungan dengan korban. Serta melakukan pencabulan dan persetubuhan. Dia bahkan merekam perbuatan itu dan memotret korban yang sedang bugil. Keduanya pun sempat cek-cok karena sesuatu hal.

Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo mengatakan, jika awal mula insiden tersebut karena korban sempat mengatai orang tua AS dan AS yang tidak terima meminta korban untuk meminta maaf. Karena korban tidak meminta maaf maka AS pun mendatangi sekolah korban. 

‘’Saat ini masih dalam penyelidikan dan pendalaman kasus tersebut. Untuk pelaku sudah diamankan dan masih dimintai keterangan,’’ jelas Budi, Senin (15/01/2024).

Akibat perbuatannya tersebut, kini pelaku AS diancam pasal Pasal 81 ayat 2 dan /atau pasal 82 UU RI No 17 tahun 2016 sebagaimana perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.  mgt-01/dsy

Berita Terbaru

Pakar Nilai Masyarakat Punya Legitimasi Kuat ke DPRD dengan Adanya Pilkada Tidak Langsung

Pakar Nilai Masyarakat Punya Legitimasi Kuat ke DPRD dengan Adanya Pilkada Tidak Langsung

Sabtu, 31 Jan 2026 17:56 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 17:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sejumlah akademisi menilai wacana perubahan desain pemilihan kepala daerah menjadi tidak langsung memiliki sejumlah dampak positif, t…

Wacana Pilkada Tidak Langsung, Akademisi Soroti Pentingnya Demokratisasi Partai

Wacana Pilkada Tidak Langsung, Akademisi Soroti Pentingnya Demokratisasi Partai

Sabtu, 31 Jan 2026 17:50 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 17:50 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pakar komunikasi politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, menilai penerapan pilkada tidak langsung berpotensi m…

Herman Khaeron: Retreat Demokrat Jatim untuk Perkuat Peran Partai di Tengah Rakyat

Herman Khaeron: Retreat Demokrat Jatim untuk Perkuat Peran Partai di Tengah Rakyat

Sabtu, 31 Jan 2026 15:59 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 15:59 WIB

SURABAYA, SURABAYAPAGI.COM — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur menggelar retreat kader sebagai upaya memperkuat strategi dan soliditas i…

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya  -  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Rapat Konsolidasi Pengurus Anak Cabang (PAC) bersama Ketua, S…

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Surabaya, SURABAYAPAGI.COM – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar retreat sebagai ruang jeda bagi para kader untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat a…

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…