E-parkir di Pasar Kebonagung Dihapus, Pedagang Sumringah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Audiensi dengan ratusan pedagang Pasar Kebonagung, di Gedung Gradika Bhakti Praja, Kota Pasuruan.
Audiensi dengan ratusan pedagang Pasar Kebonagung, di Gedung Gradika Bhakti Praja, Kota Pasuruan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Pemkot Pasuruan akhirnya menghapus parkir elektronik di Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan. Penghapusan e-parkir itu dilakukan usai mempertimbangkan keluhan para pedagang pasar.

"Usai berdiskusi dengan ratusan pedagang, termasuk mempertimbangkan keluhan para pedagang. Yang jelas, saya tidak akan menyusahkan panjenengan. Dan, saya juga tidak terima, karena portal pembeli sepi. Makanya, saya putuskan penghapusan operasional portal elektronik di Pasar Kebonagung," ujar Wali Kota Pasuruan, H Saifullah Yusuf usai menerima audiensi ratusan pedagang Pasar Kebonagung, di Gedung Gradika Bhakti Praja, Kota Pasuruan, Selasa (23/1).

Usai dihapus, Pemkot Pasuruan akan mencari strategi lain untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir.

"Secepatnya, dalam waktu dekat saya akan diskusi dengan Wawali, Sekda dan Kepala OPD terkait untuk mencari cara lain agar PAD dari parkir di Pasar Kebonagung bisa meningkat," ujar Gus Ipul.

Kebijakan Wali Kota Pasuruan yang meniadakan e-parkir di Pasar Kebonagung membuat para pedagang bergembira.

Salah satu pedagang ikan, Umi Kulsum, menyatakan terima kasih atas penghapusan portal oleh Wali Kota Pasuruan.

Menurutnya, keberadaan portal parkir membuat sepi pasar. Yakni, tidak ada pembeli yang datang ke Pasar Kebonagung.

"Sejak adanya portal parkir, pembeli enggan masuk ke dalam pasar. Dan, silakan ada parkir tapi jangan membangun portal, ini mematikan kami sebagai pedagang. Dan saya sangat berterima kasih pada Gus Ipul, Wali Kota Pasuruan yang sudah menghapus portal parkir. Ini menjadi awal kita kembali menata perekonomian di awal tahun ini," jelas Umi Kulsum. Ziz/nur

Berita Terbaru

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Harti, ibu kandung Dini Hardiyanti (30) meminta tersangka Dwi Bagus dihukum seberat-beratnya, bahkan ia menuntut hukuman mati. Harti …

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden BEM Unair, M Rizqi Senja Wirawan disebut sempat dijemput oleh Polda Jatim di kediamannya pada 19 Oktober 2026…

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Erica Natasha Risakotta diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas perkara kecelakaan beruntun yang menewaskan Rachmad P…

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra…

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan format laporan keuangan digital guna memudahkan pengurus BUMDes di D…

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong penguatan daya saing produk fesyen Indonesia melalui integrasi i…