Proses Logistik Pemilu 2024 di Surabaya Sudah Capai 60 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengemasan surat suara ke dalam kotak suara di gudang logistik pemilu KPU Surabaya di Margomulyo, Surabaya, Sabtu (20/1/2024).SP/ Didik Suhartono
Pengemasan surat suara ke dalam kotak suara di gudang logistik pemilu KPU Surabaya di Margomulyo, Surabaya, Sabtu (20/1/2024).SP/ Didik Suhartono

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya memastikan proses packing atau pengepakan logistik Pemilihan Umum (Pemilu) di Kota Surabaya sudah mencapai 60 persen.

Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi menyebut, tidak ada lagi logistik yang kurang. Semuanya sudah tiba, dan sedang dipacking dalam kotak suara. “Alhamdulilah di KPU Surabaya, untuk semua jenis item logistik telah siap. Nah, hari ini sedang berjalan tahap packing (pengepakan) untuk semua jenis logistik ke dalam masing-masing kotak suara. Ini sudah hampir 60 persen berjalan,” katanya, Jumat (26/1).

Syamsi menargetkan semua logistik pemilu yang tersegel dalam kotak suara akan terdistribusi ke semua kelurahan dalam waktu dekat.“Mudah-mudahan tidak dalam waktu lama, kami sudah bisa mendistribusikan ke masing-masing kelurahan,” sebutnya.

Yang pasti, lanjutnya, semua logistik sudah tersedia di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) 13 Februari.“Prinsipnya kami KPU Kota Surabaya, PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) siap dan memastikan bahwa logistik itu H-1 (sehari sebelum) itu (pemungutan suara 14 Februari) sudah berada di TPS,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, KPU Surabaya akan mengupayakan pendistribusian 7 Februari ke setiap kecamatan, atau maksimal 13 Februari sudah di 8.167 TPS.

Diketahui, berdasarkan PKPU Nomor 14 Tahun 2023 tentang Perlengkapan Pemungutan Suara, Dukungan Perlengkapan Lainnya, dan Perlengkapan Pemungutan Suara Lainnya dalam Pemilihan Umum sebagaimana telah diubah dengan PKPU Nomor 16 Tahun 2023, yang termasuk logistik Pemilu terdiri dari kotak suara, tinta, bilik pemungutan suara, segel, segel plastik atau kabel ties, surat suara, sampul, formulir, alat bantu tuna netra, serta daftar pasangan calon dan daftar calon tetap.sb/ana

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…