Pengeroyokan di Jalan Tunjungan

Korban Dikeroyok Gegara Pakai Jaket Atribut Silat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas menunjukkan barang bukti saat rilis.
Petugas menunjukkan barang bukti saat rilis.

i

 SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebanyak 6 pesilat dari perguruan IKSPI diamankan polisi. Mereka terbukti melakukan pengeroyokan terhadap dua pemuda di Jalan Tunjungan, Surabaya pada Minggu 14 Januari 2024 lalu. Pemicunya juga hanya masalah sepele.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, pengeroyokan itu terjadi saat oknum pesilat dari Sidoarjo akan menghadiri acara ulang tahun IKSPI di Lapangan Banyu Urip, Surabaya.

"Pelaku dari Sidoarjo dan Surabaya bertemu di Kedungdoro jumlahnya sekitar 14 orang dan melakukan konvoi di Jalan Tunjungan. Semua anggota pesilat ini menggunakan atribut perguruannya," kata Hendro di Polrestabes Surabaya, Jumat (26/1/2024).

Saat berada di Jalan Tunjungan, kata Hendro, oknum pesilat ini melihat dua pemuda yang memakai jaket dengan logo perguruan silat lain. Seketika itu, oknum pesilat dari IKSPI ini langsung mengeroyok korban.

"Dari hasil pemeriksaan, para pelaku ini spontan mengeroyok korban karena korban memakai jaket dengan ada logo perguruan silat lain," jelasnya.

Akibat pengeroyokan itu, dua pemuda berinisial SH warga Surabaya dan AH warga Jombang mengalami luka berat di bagian kepala

"Korban SH ini mengalami luka robek di bagian kepala dengan tujuh jahitan. Sedangkan AH mengalami luka robek di Kepala dengan 10 jahitan serta memar di leher, pinggang, dan lutut," ujarnya.

Kini 6 pelaku sudah ditetapkan menjadi tersangka karena telah terbukti melakukan pengeroyokan terhadap korban. "Salah satunya memukul korban menggunakan palu," ucapnya.

Dari keenam pelaku, empat diantaranya masih berstatus pelajar dan dua lainnya sudah lulus sekolah. Namun, Hendro tak menyebutkan secara detail terkait identitas keenam pelaku.

Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 170 ayat 2 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman sembilan tahun penjara. S-01/ham

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…