SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Rabu (14/2/2024) lusa akan dilakukan pencoblosan pilpres dan caleg. Harapannya pencoblosan berlangsung jurdil dan damai.
Bagi umat Kristiani, perdamaian adalah Persetujuan untuk menyelesaikan sengketa atau perkara, supaya tidak usah diperiksa atau diputus oleh hakim dalam putusan pengadilan.
Dalam Matius 5:9, Yesus mengingatkan kepada kita agar kita menjadi pembawa damai bagi dunia yang penuh dengan kekacauan dan permusuhan. Terutama di dalam lingkungan terdekat kita .
"Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu” (Yohanes 14:27).
Tentang perdamaian Matius 5 39," Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
Kemudian 1:78, "Oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi, 1:79 untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut n untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera.
Apa saja empat relasi dasar ajaran Gereja tentang perdamaian?
Keempat relasi dasar itu ialah relasi dengan Tuhan atau 'dunia atas', relasi dengan sesama, relasi dengan alam semesta, dan relasi dengan diri sendiri.
Cara pertama yang dapat dilakukan untuk menciptakan kedamaian di tengah perbedaan masyarakat adalah selalu menjunjung tinggi sikap toleransi.
Toleransi merupakan sikap saling menghormati. Toleransi tersebut dapat menjadi upaya untuk mencegah perpecahan atau konflik di masyarakat.
Dari manakah kita mendapatkan perdamaian?
Sumber pertamanya ialah ditanamkan dari dalam hati masing-masing. Ketika ia berkembang dalam pribadi seseorang, maka keluarganya akan mendapatkan kedamaian. Dari keluarga, dampaknya akan berkembang ke masyarakat. Dan saat sebuah bangsa meraih kedamaian itulah, maka ia akan berkontribusi pada perdamaian dunia.
Mengapa perdamaian sangat penting?
Selain bidang ekonomi dan sosial, perdamaian juga memiliki arti penting bagi terciptanya kestabilan politik negara dan dunia.
Pasalnya, perdamaian adalah prasyarat bagi pembangunan secara keseluruhan, karena ia menciptakan lingkungan yang mendukung dasar-dasar kemajuan masyarakat. Dengan adanya perdamaian kondisi akan lebih tenang tidak menimbulkan keributan. (Maria Sari)
Editor : Moch Ilham