Ketua KPU Surabaya: Kinerja Anggota KPPS Luar Biasa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya Nur Syamsi. SP/SURA
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya Nur Syamsi. SP/SURA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya Nur Syamsi mengapresiasi kinerja setiap petugas kelompok penyelenggara pemilihan suara (KPPS). Mereka telah bertugas di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS), pada Rabu 14 Februari 2024 kemarin.

"Secara umum di 8.167 TPS yang ada di Kota Surabaya, kinerja teman-teman KPPS luar biasa. Bahwa ada dinamika-dinamika kecil misalnya, itu sesuatu yang patut kita beri rasa empati di tengah berbagai pekerjaan yang begitu padat dalam satu hari," ujarnya, Kamis (15/2).

Syamsi menyebutkan, pihaknya tidak menerima laporan petugas KPPS yang mengalami kondisi kegawatdaruratan kesehatan yang berarti, saat menjalankan tugasnya semalam.

"Alhamdulillah, tidak banyak laporan, sekalipun ada laporan, misalnya tadi malam ada laporan petugas KPPS yang sakit, langsung ditangani karena kita sudah koordinasi dengan Pemkot Surabaya," katanya.

Syamsi juga menuturkan, hari ini pihaknya juga menerima laporan bahwa salah satu petugas KPPS pingsan di Kelurahan Babatan. Namun hal itu elah diatasi dan ditangani tenaga kesehatan yang berada di puskesmas setempat.

Terkait proses rekapitulasi suara di tingkat TPS yang dilakukan para petugas KPPS, Syamsi mengatakan, proses rekapitulasi suara di tingkat TPS dapat selesai seluruhnya hari ini.

"Relatif sesuai dengan ketentuan. Jadi (rekapitulasi suara di TPS), dapat diperpanjang paling lambat 12 jam setelah tanggal 14 Februari, relatif bisa selesai hari ini," terangnya.

Berdasarkan pengamatan KPU Kota Surabaya hingga pukul 13.00 WIB, sudah banyak kotak suara dan perolehan suara yang mulai bergerak, dari TPS menuju panitia pemilihan suara (PPS).

"Pantauan saya, mayoritas sudah selesai dan sudah banyak yg bergerak dari TPS ke PPS, kotak suara dan perolehan suara itu. Lalu dari PPS kemudian akan bergerak ke PPK," pungkasnya.sb/ana

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…