Jumat Berkah

"Ahh, Jadi Merepotkan"

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Ucapan ini sering diucapkan pula oleh orang-orang bijak yang menerima bantuan. Dan juga saya tiru.

Mengingat, ucapan ini menurut saya sesuai dengan firman Allah dalam surat al-Maidah: 2.

“Dan tolong-menolonglah kamu atas kebajikan dan takwa, dan janganlah kamu bertolong-tolongan atas dosa dan permusuhan.”

Dalam ayat ini, orang menolong dalam kebajikan dan takwa adalah beribadah karena melaksanakan perintah Allah.

Mengingat dalam beribadah, saya diajarkan oleh kedua orang tua saya tidak boleh merasa repot dan direpotkan.

Tetapi harus merasa bahagia dan bersyukur. Ada ajakan semangat menolong.

Kakek nenek saya malah minta ubah kebiasaan mengucapkan, “Ahh, repot-repot” menjadi “Ahh, jadi merepotkan”.

Perubahan ucapan ini bermakna terima kasih dan doa, baik ketika menerima jamuan makanan maupun minuman; termasuk ketika menerima kunjungan dan doa pada waktu kita dan atau keluarga kita sakit; juga ketika menerima bantuan.

Saya mengajak pembaca ayo uruskan niat kita menjamu tamu, menjenguk orang sakit, membawa oleh-oleh ketika bersilaturahim, dan membantu orang lain sebagai ibadah dan menjadikannya sebagai ladang beramal salih. Jika kita dimintai tolong, hakikatnya kita diberi kesempatan beramal salih, bukan direpotkan.

Ucapan “Ah, jadi merepotkan”, menurut saya bermakna ibadah, dan bukan basa-basi.

Saran saya jangan lagi berucap“Ah, nggak usah repot-repot!”

Kebiasaan ini sering terucap oleh lisan saya kita dihidangkan sesuatu oleh tuan rumah.

Sekilas, ucapan itu untuk menunjukkan kesopanan kepada tuan rumah. yang kemudian lazim terkesan menjadi bagian dari akhlak bertamu.

Hamka dalam Tafsir al-Azhar, menulis, Ibrahim ketika didatangi tamu menyambutnya dengan sikap hormat. Beliau mempersilakan tamu itu duduk di tempat penerimaan tamu. Setelah itu, beliau pergi secara diam-diam memberi tahu keluarganya bahwa ada tamu. Lalu, segeralah seisi rumah sibuk menyambut tamu dengan sepantasnya. Ditangkaplah seekor anak sapi yang masih muda, disembelih, dan dibumbui baik-baik. Setelah itu, daging sapi itu dibakar sampai masak. Dibawanyalah hidangan anak sapi gemuk itu ke hadapan tamu itu, sebagai tanda menghormatinya.

“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam. Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya. Dan siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya.’ (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Salah satu ajaran menjamu tamu, disabdakan oleh Rasulullah SAW : “Hai manusia, tebarkanlah salam, hubungkanlah silaturahim, menjamulah makan dan shalatlah malam kamu pada waktu orang lain tidur, niscaya kamu akan masuk surga dengan selamat sejahtera.’(HR. At-Tirmidzi)

Dari hadits ini saya menyerap ajaran bahwa menjamu dan memuliakan tamu, hakikatnya adalah bagian dari pelaksanaan ibadah.

Maka ucapkan adab “Ah, jadi merepotkan” kepada tamu dan saat kita menerima tamu.

Dan jangan lagi mengucapkan, “Ah, repot-repot". Semoga bermanfaat. ([email protected])

 

Oleh:

Hj. Lordna Putri

Tag :

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…