Seruan Aksi Boikot, Asosiasi Buah dan Sayuran ‘Ogah’ Impor Kurma dari Israel

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi kurma. Getty Images/iStockphoto/Enez Selvi
Ilustrasi kurma. Getty Images/iStockphoto/Enez Selvi

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Aksi boikot dapat mengancam sekitar sepertiga produksi kurma Israel diekspor selama Ramadhan. Seruan boikot di bulan Ramadhan ini ini tidak hanya dimulai di Indonesia, tapi juga seluruh dunia, khususnya terhadap produk kurma. 

Ketua Asosiasi Eksportir Sayuran dan Buah-buahan Indonesia (AESBI) Hasan Johnny Widjaja memastikan tidak ada anggota AESBI yang melakukan kerja sama atau ogah (tidak mau) dalam bentuk ekspor produk sayuran dan buah-buahan ke Israel.

"Tidak ada (ekspor) yang ke Israel," ujar Hasan, Kamis (29/02/2024).

Diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, terdapat peningkatan kampanye Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) untuk memberikan tekanan ekonomi pada perusahaan-perusahaan Israel. 

Hal itu, mengingat pentingnya buah tersebut selama Ramadhan, banyak umat Muslim mencoba memastikan kurma yang dikonsumsi tidak berasal dari Israel.

Israel sendiri merupakan salah satu produsen kurma terbesar di dunia, khususnya kurma Medjool yang populer. Kelompok pendukung BDS telah melakukan upaya bersama untuk memastikan bahwa konsumen dapat membuat pilihan yang tepat dan menghindari membeli kurma Israel.

"Ada organisasi yang memasuki supermarket di Eropa yang menjual kurma dengan merek kami dan menempelkan stiker di supermarket tersebut yang menyatakan bahwa pembelinya ‘berkontribusi terhadap genosida," kata salah satu produsen kurma Israel.

Berikut 20 merk kurma produksi Israel yang diseru untuk diboikot jelang ramadhan, dilansir beberapa sumber, diantaranya: La Palma, Mehadrin, Jordan River, Bonbonierra,  King Salomon, Carmel, Kalahari, Karsten Farms, Bomaja, Lidl Deluxe, La Favorite, Brousse, Hadiklaim, Prana, Red Sea, Fancy Medjoul, Delilah, Shams, Premium Medjoul dan Royal Treasure.

Hal lain yang perlu diperhatikan sebelum membeli produk kurma adalah label pada kemasan. Hindari membeli produk kurma yang memiliki label seperti "Made in Israel", "Made in the West Bank", atau "Made in the Jordan Valley". 

"Industri kurma Israel kerap menggunakan label-label samar untuk menutupi asal sebenarnya," ujar American Muslim for Palestine. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…