Parpol Pengusung Yes-Bro Kehilangan 9 Kursi dan 2 Kursi Pimpinan DPRD Lamongan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi gambar caleg dan kursi. SP/Ist
Ilustrasi gambar caleg dan kursi. SP/Ist

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Tragis dialami oleh partai-partai pengusung bupati dan wakil bupati Yuhronur Efendi-Abdul Rouf (YES-BRO) dalam Pilbup 2020 lalu. Bagaimana tidak, pada pemilu yang berlangsung pada 14 Februari 2024 lalu, harus rela kehilangan 9 kursi dan 2 kursi pimpinan DPRD Kabupaten Lamongan.

Kehilangan kursi ini menjadi pukulan telak partai - partai yang berharap tua dari kepemimpinan YES-BRO yang konon klaimnya 3 tahun telah berhasil membawa Lamongan lebih baik lagi.

Klaim telah berhasil membawa Lamongan lebih baik dari semua sektor, semestinya berbanding lurus dengan progres lainnya. Tapi faktanya partai-partai yang selama ini berada dalam gerbong koalisi yang dulu mengusungnya malah "terjungkal" dalam perebutan dan pengamanan kursi pada pileg.

Informasi yang beredar pasca rekapitulasi oleh KPUK dari D hasil menyebutkan, partai pengusung Yes-Bro masing-masing perolehan kursi diantaranya sebagai berikut, partai Demokrat 4 kursi, PAN 5 kursi, PPP 2 kursi, Perindo 1 kursi, Golkar 8 kursi, dan Gerindra 6 kursi.

Jika dibandingkan dengan perolehan kursi pada pileg 2019, partai Demokrat dapat 9 kursi, PAN 7 kursi, PPP 3 kursi, Perindo dan Hanura masing-masing 1 kursi, Golkar 6 kursi, dan Gerindra 4 kursi.

Partai pengusung Yes-Bro harus kehilangan 9 kursi, karena Demokrat hilang 5 kursi, PAN 2 kursi, PPP 1 kursi, dan partai Hanura 1 kursi, dan kehilangan jatah 2 kursi pimpinan DPRD Lamongan.

Meski mayoritas partai pengusung Yes-Bro kursinya berkurang, tapi ada dua partai yang perolehan kursinya bertambah yakni partai Golkar bertambah 2 kursi dari sebelumnya 6 kursi menjadi 8 kursi. Partai Gerindra nambah 2 kursi, dari sebelumnya 4 kursi menjadi 6 kursi. Hanya saja kenaikan kursi dua parpol tersebut belum dikatakan prestasi Yes-Bro melainkan karena Prabowo Efek.

Meski kehilangan 9 kursi dan jatah 2 kursi pimpinan DPRD, partai pengusung YES-BRO masih bisa bernafas lega, karena dua parpol suara naik karena Prabowo efek tersebut bisa sedikit menyelamatkan muka bupati, karena secara kalkulasi pada komposisi pimpinan DPRD ke depan masih dapat jatah lagi 2 kursi pimpinan.

Dua pimpinan DPRD yang sebelumnya milik dan jatah Demokrat dan PAN, komposisi DPRD ke depan diambil alih partai Golkar dan Gerindra, tapi sayang perolehan ini jelas membuat luka baru bagi Demokrat, PAN, PPP, dan Hanura, Perindo suaranya tidak terkatrol, akankah mereka satu gerbong lagi dalam pilbup mendatang masih perlu pengkajian mendalam.

Ali Mahfudl ketua DPD PAN Lamongan saat dikonfirmasi membenarkan kalau perolehan kursi DPRD yang berkurang menjadi imbas posisi kursi wakil ketua yang selama ini diduduki salah satunya dari PAN harus hilang.

Terkait dukungan PAN terhadap bupati dan wakil bupati (YesBro) yang tidak memberi efek elektoral kepada PAN memang benar. Bahkan justeru kursi PAN malah turun. "Karena memang kepala daerah yang dulu kita dukung tidak berbuat apa-apa untuk PAN, dan kami juga sadari karena beliau sudah punya partai (Golkar),"ujarnya.

Ketua DPC PPP, M Zainul Arifin dikonfirmasi Rabu, (13/3/2024) membenarkan perolehan kursi PPP menurun. Penurunan kursi yang didapat PPP banyak faktor, salah satunya tidak dapat efek positif elektoral dari bupati dan wakil bupati yang di calonkan oleh partai gabungan salah satunya PPP.

"Pastinya kita akan evaluasi mengingat komitmen-komitmen dari pak Yuhronur dan pak Rouf tidak real terpenuhi. Salah satunya menambah kursi partai koalisi/pendukung," ujarnya. jir


DAFTAR PEROLEHAN KURSI DPRD KABUPATEN LAMONGAN, PERIODE 2024-2029

No. Partai Politik Perolehan Kursi
1 PKB 12 kursi
2 Golkar 8 kursi
3 PDIP 7 kursi
4 Gerindra 6 kursi
5 PAN 5 kursi
6 Demokrat 4 kursi
7 Nasdem 3 kursi
8 PPP 2 kursi
9 Perindo 1 kursi
10 Ummat 1 kursi
11 PKS 1 kursi

 

Berita Terbaru

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, jalani sidang etik terkait kepemilikan barang bukti narkotika . "(Sidang etik…