Hari Pertama Pendaftaran Mudik Gratis Pemkab Gresik, 548 Orang Sudah Mendaftarkan Diri

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana hari pertama pendaftaran Mudik Gratis Pemkab Gresik di kantor Dinas Perhubungan Terminal Bunder Gresik. SP/Grs
Suasana hari pertama pendaftaran Mudik Gratis Pemkab Gresik di kantor Dinas Perhubungan Terminal Bunder Gresik. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Hari pertama pendaftaran Mudik Gratis Bareng Gus Yani dan Bu Min di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik dipenuhi calon peserta. Mereka mendatangi kantor Dishub di komplek Terminal Bunder Jalan Lamongan, Gresik sejak Selasa (19/3) pagi. 

Jurusan favorit seperti Gresik-Madiun-Ponorogo-Tulungagung banyak diminati sejak awal dibuka pendaftaran. Diperkirakan kuota pendaftar sebanyak 1.500 peserta bakal terpenuhi dalam beberapa hari mendatang atau maksimal saat pendaftaran ditutup yakni tanggal 22 Maret 2024.

Berdasarkan pantauan di kantor Dishub Gresik, pendaftar mudik gratis bekerja sama dengan Bank Jatim ini datang saat loket pendaftaran dibuka pukul 08.00. Calon peserta sebagian besar ibu-ibu datang membawa foto kopi KTP dan KK serta mendaftarkan nomor WA mereka kepada 3 petugas Dishub yang melayani.

Setelah dicatat identitas dan menyerahkan salinan KTP dan KK, peserta mendapatkan selembar tiket. Di dalam tiket sudah tertulis nama, alamat, tujuan bus, nomor bus serta tanggal keberangkatan yang dilakukan serentak pada Sabtu 6 April 2024 mendatang.  

"Saya bersama anak dan suami berencana mudik ke Madiun. Karena ada kegiatan mudik gratis ini Alhamdulillah bisa meringankan beban pulang kampung nanti," kata Wiwik Suprihatin, salah satu calon peserta mudik gratis asal Kecamatan Cerme, Gresik.

Hal senada disampaikan Didik Hartono, warga perumahan Gresik Kota Baru yang berencana akan mudik ke Banyuwangi. Dia sengaja ikut mudik gratis karena di tempat kerjanya sudah mulai libur pada 5 April 2024.

"Mumpung sudah ada keputusan libur mulai 5 April dari kantor, jadi saya bisa mengikuti mudik gratis dari Pemkab Gresik 6 April nanti," kata pegawai salah satu perusahaan di Manyar ini.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik Khusaini didampingi Kabid Angkutan Jalan, Suhartono mengaku lega kegiatan mudik gratis mendapat sambutan baik dari warga Gresik. Pihaknya sudah menyiapkan sejumlah meja pendaftaran di kantornya untuk melayani masyarakat Gresik.

"Dari pengamatan kami sejak pagi, rute selatan seperti Madiun, Ponorogo, Trenggalek, Nganjuk dan Ngawi banyak diminati calon peserta. Mereka tidak hanya mendaftar sendiri, namun juga bersama keluarganya. Itu kenapa kami minta Kartu Keluarga, agar pendaftar bisa dipastikan anggota keluarganya untuk pendataan kami," kata Suhartono, Kabid Angkutan Jalan Dishub Gresik.

Dikatakan, hingga Selasa siang pukul 12.00, total jumlah pendaftar yang mengikuti mudik gratis sudah tercatat 548 orang. Rinciannya rute Gresik-Pasuruan-Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi ada 57 orang, Gresik-Probolinggo-Lumajang-Jember tersedia 2 bus dengan jumlah yang sudah mendaftar 64 orang. Kemudian Gresik-Malang-Blitar terdapat 12 orang pendaftar, Gresik-Jombang-

Kediri- Tulungagung-Trenggalek ada 2 bus dengan pendaftar 60 orang.

Rute lain Gresik-Madiun-Ponorogo ada 3 bus dengan jumlah pendaftar 137 peserta. Selanjutnya Gresik-Nganjuk-Madiun sudah ada 40 orang. Kemudian Gresik-Madiun-Magetan ada 3 bus dengan jumlah peserta tercatat sudah 118 orang. Serta Gresik-Bojonegoro-Padangan-Ngawi disiapkan  2 bus dengan jumlah peserta 60 orang.

Dengan alokasi kursi bus yang tersedia 1.500 maka kegiatan mudik gratis ini bakal terpenuhi sebelum ditutup tanggal 22 Maret mendatang.

"Untuk itu sebelum kehabisan kuota kursi bus, sebaiknya mendaftar lebih awal lebih baik," jelas Suhartono di sela pendaftaran peserta mudik gratis.       

Dikatakan, kegiatan mudik gratis 2024 ini bertujuan membantu pemerintah dalam menjalankan program mudik Lebaran yang aman dan nyaman bagi para pemudik. grs

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…