Libur Lebaran 10 Hari, Holiday Anomali

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M Khadaffi
Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Apabila dijumlahkan, libur Lebaran tahun 2024 ini mencapai 10 hari. Ini sudah termasuk tambahan hari Sabtu-Minggu.

Dengan libur panjang Lebaran, secara sosiologis masyarakat dapat memanfaatkan momen ini dengan berkumpul keluarga.

Tapi secara ekonomi, Libur panjang Idul Fitri bisa diprotes pelaku usaha Indonesia. Selain mengganggu produktivitas, libur panjang juga dinilai merugikan.

Minggu lalu, saya bertemu dengan dua pebisnis otomotif. Mereka protes, karena bisa menimbulkan kerugian besar.

Kerugian disebabkan oleh penambahan uang lembur dan kerugian lainnya.

Ada studi ASEAN berjudul Regional Study on Labour Productivity in ASEAN yang menunjukkan produktivitas pekerja Indonesia ada di angka US$ 23,89 ribu per pekerja.

Produktivitas pekerja di Indonesia hanya menempati posisi enam dari 10 negara. Justru produktivitas tertinggi adalah Singapura dengan nilai US$ 149,05 ribu.

Produktivitas pekerja RI bahkan lebih rendah dibandingkan rata-rata ASEAN yang berada di angka US$ 24,27 ribu.Bila dihitung dengan nilai tukar saat ini (US$ 1=Rp 14.990) maka rata-rata produktivitas pekerja ASEAN mencapai Rp 363,81 juta.

Saya terkagum dengan produktivitas setiap pekerja Singapura mencapai US$ 149,05 ribu atau sekitar Rp 2,23 miliar.

Sebaliknya, produktivitas setiap pekerja Indonesia ada di angka US$ 23,89 ribu atau Rp 368,11 juta. (CNBC Indonesia RESEARCH 23 June 2023).

Demikian juga data ILO. Dirilis produktivitas pekerja Indonesia tahun 2021 hanya US$ 13 per jam, di bawah Thailand US$ 15,1 per jam dan Malaysia yang mencapai US$ 25,6 per jam, apalagi Singapura yang di atas US$ 74 per jam.

Apakah menteri menteri yang membuat SKB libur nasional Idul Fitri dan cuti bersama, membaca data dari ILO dan studi Regional Study on Labour Productivity in ASEAN? Walahualam.

 

***

 

Berbeda dengan Indonesia, masyarakat Malaysia menikmati libur Idul Fitri hanya dua hari saja, yaitu tanggal 1-2 Syawal 1445 H yang diprediksi jatuh pada 10-11 April 2024 (Rabu dan Kamis). Aktivitas perkantoran dan bisnis kembali normal pada Jumat, 12 April.

PM Anwar Ibrahim memastikan Jumat, 12 April tidak akan diubah menjadi hari libur tambahan meskipun menjadi "hari kejepit" — sebelum libur akhir pekan Sabtu-Minggu.

“Tanggal 12 April ini kita harus mempunyai semangat kerja,” kata Anwar ketika ditanya wartawan setempat apakah pemerintah berencana memberikan tambahan hari libur pada tanggal 12 April, dikutip dari Berita Harian, Jumat (29/3/2024).

Sebagai negara serumpun dengan Indonesia, Malaysia juga memiliki tradisi mudik Lebaran.

Nah, terapan PM Anwar Ibrahim menggambarkan aspirasi pemerintah untuk meningkatkan produktivitas.

Akal sehat saya berbisik kebijakan cuti bersama bisa berpengaruh terhadap daya saing Indonesia.

Apalagi negara seperti Vietnam yang kemerdekaannya dulu kita, sedang giat menambah jumlah jam kerja.

Beda di Indonesia yang sudah banyak liburnya. Masih ditambah cuti bersama. Masuk akal bakal ada penurunan produktivitas setelah liburan. Wajarkah?

Akal sehat saya memikir menurunnya produktivitas setelah menjalani libur Lebaran atau mudik bisa disebabkan oleh lelahnya kondisi tubuh dan psikis. Ini ekses pulang kampung "terlalu" lama, bepergian jauh bersilaturahim dengan kerabat sampai wisata yang keluarkan uang tak sedikit.

Fenomena ini bisa menyebabkan produktivitas tenaga kerja Indonesia semakin tergerus. Niat pemerintah memperpanjang waktu cuti bersama pada Lebaran tahun ini menyebabkan jumlah hari libur para pekerja Indonesia bertambah dan mengurangi produktivitas dibandingkan negara-negara lain.

Ini yang dikeluhkan dunia usaha yang menentang rencana perpanjangan masa cuti bersama. Hitungan pengusaha, kebijakan itu akan berdampak besar. Terutama meningkatnya biaya yang harus ditanggung dunia usaha.

Selain tingkat produktivitas pekerja rendah dan berdampak pada penurunan produktivitas perusahaan. Saya menyebut istilah holiday Anomali sosial.

Ada keganjalan atau keanehan dalam liburan disertai cuti bersama sampai 10 hari berturut-turut. Saya menangkap ada penyimpangan sosial dari keadaan biasa. Saya rasakan ada norma yang berbeda dari kondisi umum saat bekerja.

Ciri-cirinya, adalah kita merasa "liburan begitu singkat" dan "terasa cepat berlalu". Ada perasaan merasa malas kerja maupun sekolah. Bahkan dijangkiti penurunan produktivitas.

Rasanya, libur Lebaran 10 Hari nanti, seperti ajari rakyat tak produktif.

Akal sehat saya sarankan agar pemerintah mengevaluasi penentuan libur Lebaran 2024. Paling tidak mengadopsi bangsa serumpun Malayasia. Libur idul fitri cukup dua hari. Tanpa cuti bersama menghitung hari kejepit. ([email protected])

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…