Empat Orang CJH Kloter 7 Asal Lamongan Gagal Berangkat 

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Empat orang calon jemaah haji (CJH) dari kelompok terbang (kloter) 7 Embarkasi Surabaya asal Kabupaten Lamongan harus menunda keberangkatannya ke tanah suci.

Abdul Haris, Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mengaku penyebab ditundanya dua pasangan suami istri (pasutri) untuk bergabung di kloter 7 ini dikarenakan sakit.

"Kebetulan di kloter 07 dari Lamongan ini ada dua yang sakit, yaitu yang pertama karena anemia, yang kedua masih dalam proses diagnosa. Dan dua duanya ini disertai oleh pasangannya sehingga ada empat yang menunda dari kloter 7," kata Haris, Senin (13/5/2024). 

Meski demikian, untuk memenuhi kuota penerbangan pihak PPIH Embarkasi Surabaya segera melengkapi jumlah jemaah di kloter tersebut. Sehingga, kloter 7 dari Kabupaten Lamongan tetap berjumlah 366 jemaah dan 5 lima petugas haji. Dengan total keseluruhan 371  orang.

"Dari kloter 7 ini alhamdulillah full sheat karena kita nututi (mengejar) untuk melakukan penggantian jamaah secara bergeseran," papar Haris.

Lanjut Haris, pihaknya tidak menutup kemungkinan empat jemaah kloter 7 tersebut tetap akan berangkat jika dinyatakan sembuh total dengan bergabung di kloter selanjutnya. 

"Iya betul (ganti kloter). Doakan mudah-mudahan yang sakit ini segera memperoleh kesembuhan. Begitu memungkinkan menurut telaah tim kesehatan. Maka akan kita gabungkan ke kloter berikutnya," pungkas Haris.

Perlu diketahui, sesuai jadwal, jemaah haji kloter 7 asal Kabupaten Lamongan masuk ke Asrama Haji pada Minggu (12/5/2024) pukul 13.00 WIB. 

Serta diberangkatkan dari Bandara Internasional Juanda menuju Bandara Internasional Mohammad bin Abdul Aziz Madinah menggunakan pesawat Saudi Arabian Airlines dengan nomor penerbangan SV5231, pada Senin (13/5/2024) sekitar pukul 13.00 WIB. Ain

Berita Terbaru

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…

Lailatul Qadr

Lailatul Qadr

Kamis, 12 Mar 2026 19:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Setiap Ramadan, kita sering memburu datangnya Lailatul Qadar. Di antara seluruh malam dalam bulan yang mulia itu, ada satu malam…