PKS Kritik KRIS

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 15 Mei 2024 20:27 WIB

PKS Kritik KRIS

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi menanggapi sistem layanan kelas 1, 2, 3 dalam BPJS Kesehatan dihapus dan diganti dengan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

Anggota DPR RI ini memberikan setidaknya tiga catatan mengenai sistem KRIS. Pertama, perlunya ada jaminan kesamaan standar dalam pelayanan rawat inap jika nantinya diberlakukan KRIS.

Baca Juga: Pro-Kontra Penghapusan Kelas Iuran BPJS dengan KRIS, DPR: Rugikan Pengusaha R Swasta

"Saya mewanti-wanti akan ada diskriminasi pelayanan dalam implementasi di lapangan," kata Habib dalam keterangan tertulis, Rabu (15/5/2024).

Kedua tentang pemberlakuan iuran BPJS Kesehatan jika nantinya kelas pelayanan dihapus. "Saya mengingatkan jangan sampai iurannya memberatkan masyarakat dengan berbagai latar belakang ekonomi.

Baca Juga: Pro-Kontra Penghapusan Kelas Iuran BPJS dengan KRIS, DPR: Rugikan Pengusaha R Swasta

Adanya pergantian iuran ini jangan sampai memberatkan para peserta sehingga mereka tidak mampu bayar. Akhirnya mereka akan banyak tunggakan dan banyak dikenakan denda," ujarnya.

Ketiga, pemberlakuan KRIS ini harus diikuti dengan layanan yang optimal.

Baca Juga: Rumah Sakit Swasta Bingung Aturan Naik Kelas Ruangan

"Harus ada semangat perbaikan, jangan lagi layanan BPJS dianggap layanan gratisan. Sehingga selalu mendapatkan layanan kelas dua. Ini tidak boleh terjadi," tutup Anggota DPR RI dari Dapil Kalimantan Selatan ini. n jk/erc/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU