Pameran Pendidikan di Harapkan Bentuk Karakter Pendidikan Semakin Megilan

author Muhajirrin

- Pewarta

Kamis, 30 Mei 2024 14:44 WIB

Pameran Pendidikan di Harapkan Bentuk Karakter Pendidikan Semakin Megilan

i

Bupati saat menyapa pendidik saat melihat dari dekat pameran pendidikan. SP/ MUHAJIRIN 

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dinas Pendidikan Lamongan telah sukses menggelar pameran pendidikan dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Pameran pendidikan ini diharapkan sebagai ajang bertukarnya inovasi anak didik dan pendidik, dan mampu bentuk karakter pendidikan semakin megilan.

Hal itu disampaikan oleh bupati H. Yuhronur Efendi, saat menutup kegiatan yang sudah digelar selama tiga hari sejak 27 Mei hingga pada Rabu (29/05/2024) di Lamongan Sport Center malam.

Baca Juga: Bobol Minimarket, Warga Bojonegoro Nyaris Dihakimi Warga

"Kegiatan ini merupakan pusat bertukarnya inovasi dan kreativitas anak didik hingga pendidik se Kabupaten Lamongan. Yang mana inovasi tersebut mampu ciptakan karakter pendidikan di Lamongan," ujarnya, Rabu (29/05/2024).

Selanjutnya orang nomor satu di Kota Soto menerangkan bahwa, kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa dan guru mulai tingkat PAUD hingga perguruan tinggi di Lamongan merupakan bagian dari menyiapkan generasi emas di 2045 mendatang.

"Menyiapkan generasi emas pada Indonesia emas mendatang tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba, proses menjadi bagian sangat penting. Dan harus dimulai sejak sekarang," terangnya.

Baca Juga: Disnakeswan Lamongan: Penyembelihan Hewan Kurban Naik 10 Persen

Sementara itu, Munif Syarif Kepala Dinas Pendidikan mengatakan, kalau pameran pendidikan yang berperan sebagai ajang tukar inovasi pendidikan ini mampu menjawab tantangan di bidang pendidikan. Tantangan tersebut adalah pemanfaatan teknologi informasi untuk kemajuan pendidikan, penguatan karakter anak didik dan pendidik, hingga pentingnya proses belajar daripada hasil.

"Kemajuan teknologi tidak hanya memiliki sisi positif, namun juga negatif. Seperti contoh pada kemajuan AI yang dapat mempengaruhi proses belajar anak didik, karena AI mampu menawarkan hasil yang cepat dan benar," ungkapnya.

Dijelaskan olehnya, begitupun dengan sosial media, anak belum bisa membedakan hoax dan bukan. Maka dengan adanya kegiatan ini diharapkan tidak hanya anak didik, namun pendidik juga harus dibekali ragam ilmu untuk sukseskan kegiatan belajar mengajar di Lamongan.

Baca Juga: Meski Lapak Hewan Kurban di Lamongan Menurun, Disnakeswan: Masih Surplus

Munif memaparkan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan akan  terus melakukan inovasi untuk memajukan kualitas pendidikan. Salah satunya melalui inovasi Gerakan PADURAKSA (gerakan pendidikan terpadu sekolah ramah anak, akreditasi perpustakaan, sekolah sehat, dan adiwiyata). 

Gerakan PADURAKSA digadang-gadang menjadi komitmen bersama untuk membimbing dan membentuk generasi penerus yang unggul tidak hanya secara akademis, tetapi juga dalam karakter dan kepedulian terhadap lingkungan, yang melibatkan sekolah ramah anak (perlindungan anak), akreditasi sekolah (mutu pendidikan), sekolah sehat (kesehatan fisik dan mental), serta adiwiyata sekolah (keberlanjutan sekolah.

Begitupun dengan kapasitas pendidik akan terus dikuatkan melalui sistem kelembagaan. Diantara melalui program guru penggerak. Sehingga kualitas pendidikan dapat dicapai, karena anak didik dan pendidik mendapat dukungan yang sama untuk menambah kapasitas masing-masing. jir

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU