Menkum HAM Yasona Laoly Kagumi Pondok Sunan Drajat Sebagai Pesantren Hebat dan Dahsyat

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menkum HAM Yasona Laoly saat menyampaikan orasi ilmiah di PPSD. SP/MUHAJIRIN
Menkum HAM Yasona Laoly saat menyampaikan orasi ilmiah di PPSD. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan adalah pesantren yang hebat dan dahsyat, lantaran pesantren ini tidak hanya membangun SDM saja, namun juga membangun kemandirian ekonomi untuk bersaing di era global.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) Yasonna Hamongan Laoly, saat memberikan orasi ilmiah dalam acara Wisuda Purna Siswa se Yayasan Sunan Drajat pada Minggu (09/06/2024). 

Disebutkan olehnya dirinya menyebutkan PP Sunan Drajat adalah pesantren yang hebat dan dahsyat, setelah dirinya diajak keliling oleh Pengasuh PPSD, KH. Abdul Ghofur melihat pondok ini.

"Tadi saya keliling bersama Pak Kiai. Saya takjub, ternyata pondoknya sangat besar. Tidak hanya berkontribusi pada dunia pendidikan saja, tapi juga membangun ekonomi, UMKM, bukan hanya di Lamongan saja tapi juga merambah ke pelosok tanah air," ungkapnya.

Menurut Menkumham RI ini, kehebatan Pesantren Sunan Drajat ini tak lepas dari peran Kiai Abdul Ghofur yang hingga kini terus beristiqamah dan berkomitmen dalam memajukan pendidikan. 

"Kami turut bangga atas diwisudanya 1.726 santri. Hakikat dari pendidikan adalah kemauan dan kemampuan untuk mendidik diri sendiri. Akan sia-sia pengetahuan dan kemampuan jika tidak ada manfaatnya bagi diri sendiri dan masyarakat," terang Yasonna. 

Lebih lanjut, Yasonna menilai bahwa Pesantren Sunan Drajat telah menyiapkan santrinya dengan pondasi iman dan moral yang kuat. Pihaknya juga berkata, melalui pesantren yang sangat memenuhi kriteria, seperti Pesantren Sunan Drajat ini, nantinya jati diri dan integritas bangsa ke depan akan semakin kokoh. 

"Kunci keberhasilan pendidikan adalah SDM yang unggul, sehat, kreatif produktif, inovatif, kompetitif, menguasai iptek, entrepreneur, berakhlak mulia, dan berwawasan kebangsaan, di mana di PP Sunan Drajat sudah diajarkan itu semua," imbuhnya.

Pengasuh PP Sunan Drajat Kiai Abdul Ghofur menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan terhadap kemajuan pendidikan di pesantrennya. Kiai kharismatik ini juga menyebut, santri Sunan Drajat akan mampu menjawab tantangan zaman.

"Terimakasih kepada semua pihak. Semoga para santri senantiasa diberikan keberkahan dan mampu mengamalkan ilmunya, sehingga bermanfaat bagi agama, nusa dan bangsa," harapnya.

Sementara itu,  dalam wisuda tahun ini terdapat 1.726 siswa dari 5 lembaga yang diwisuda. Adapun 5 lembaga itu meliputi MA Ma'arif 7, SMK, Madrasah Muallimin Muallimat, MTs dan SMP Negeri 2 Sunan Drajat.

Hadir selain menteri Menkumham adalah, Gus Gudfan Arif  Bendum PBNU yang juga putra KH. Abdul Ghofur, Kadisdik Pemprov Jatim, Kanwil Kemenag Jatim, Bupati Lamongan, Kepala Lembaga Kemasyarakatan Kelas IIB. jir

Berita Terbaru

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Warga di kawasan Ring Road Kota Madiun digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang di tepi jalan, …

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…