Jadi Komisaris BUMN Pertambangan, Mantan Wartawati, Ditugaskan Selesaikan Berbagai Kasus

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 12 Jun 2024 20:24 WIB

Jadi Komisaris BUMN Pertambangan, Mantan Wartawati, Ditugaskan Selesaikan Berbagai Kasus

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Politikus Grace Natalie didapuk sebagai komisaris pada perusahaan pelat merah tambang, MIND ID. Keputusan ini diambil setelah Holding BUMN Tambang itu menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, mengatakan penunjukan Grace, jadi komisaris dilakukan setelah kementerian melakukan berbagai macam proses seleksi hingga fit and proper test.

Berdasarkan hasil seleksi itu, menurutnya, Grace merupakan sosok yang tepat menjadi Komisaris di holding tambang tersebut.

Sebab menurutnya yang dibutuhkan MIND ID saat ini adalah sosok yang mampu membimbing dan mengawasi perusahaan dari sisi media.

Sekarang ini tambang kita, di industri tambang kita, MIND ID, itu membutuhkan orang yang paham mengenai support media. Kasus Timah, kasus Antam, dan hal-hal itu kan butuh banget, apa lagi ke depan nih, Freeport dan sebagainya, butuh orang yang paham mengenai media juga," kata Arya kepada wartawan di Kantor Kementerian BUMN, Rabu (12/6/2024).

Arya menjelaskan sekarang ini MIND ID fokus dalam menyelesaikan berbagai kasus yang melibatkan anak usahanya melalui pendekatan media.

 

MIND ID, Dulu Bernama Inalum

Dari berbagai sumber yang dihimpun Surabaya Pagi sampai Rabu sore (12/6) diperoleh informasi MIND ID., dulunya bernama Inalum.

Dalam Inalum Annual Report tahun 2019 saja, tercatat gaji direktur utama Inalum sebesar Rp325 juta per bulan. Gaji komisaris utama sekira Rp146,25 juta per bulan.

Kemudian, jika gaji komisaris sebesar 90 persen dari gaji komisaris utama, maka gaji Grace Natalie sebagai komisaris MIND ID berkisar Rp131,62 juta per bulannya. Bisa jadi tahun 2024 gaji mereka meningkat.

Berdasarkan Laporan Tahunan MIND ID 2022, disebutkan bahwa total gaji atau honorarium beserta Tunjangan Direksi dan Dewan Komisaris selama tahun 2022 sebesar Rp 34,8 miliar. Sementara total Tantiem untuk Direksi dan Dewan Komisaris selama tahun 2022 sebesar Rp 149,4 miliar.

 

Grace Natalie Bernasib Mujur

Kalangan jurnalis TV di Jakarta, menyebut mantan penyiar Liputan 6 SCTV, Grace Natalie Louisa, bernasib mujur. Kini ia ditunjuk sebagai komisaris perusahaan PT Mineral Industri Indonesia (Persero) (MIND ID).

PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau biasa disingkat menjadi MIND ID, adalah sebuah badan usaha milik negara Indonesia yang bergerak di bidang industri pertambangan.

MIND ID sebagai Holding BUMN Tambang, kini memiliki nama baru, PT Mineral Industri Indonesia (Persero). Sejak 2017, nama perusahaan MIND ID adalah PT INALUM (Persero) yang melakukan dua fungsi korporasi yaitu sebagai holding dan operasional peleburan aluminium.

Dengan transformasi ini, MIND ID akan lebih fokus pada strategic holding company, sementara Inalum akan fokus pada pengembangan hilirisasi aluminium nasional.

 

Grace Melambung Pembawa Berita

Di awal kariernya, Grace dikenal sebagai jurnalis yang kerap menjadi pembawa acara berita seperti di SCTV, ANTV, sampai TvOne. Namanya melambung sebagai pembawa berita.

Pada bulan Juni 2012, Grace Natalie resmi meninggalkan TVOne untuk menjadi CEO Saiful Mujani Research and Consulting. Ini merupakan sepak terjang awalnya di dunia politik.

Kemudian pada tahun 2014, Grace membuat keputusan mengejutkan. Dia benar-benar praktis masuk ke dalam panggung politik di Indonesia sebagai pendiri Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sejak saat itu Grace menjadi Ketua Umum partai berwarna merah cerah itu hingga tahun 2021.

 

Staf Khusus Presiden

Setelah tak jadi Ketua Umum, Grace sempat menjabat Wakil Ketua Dewan Pembina Partai.

Belakangan dia sempat ditunjuk sebagai staf khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebelum ditunjuk dalam jabatan baru sebagai Komisaris MIND ID. Ketika dikonfirmasi lebih lanjut, Grace Natalie menyebut dirinya memilih tidak aktif di PSI lagi sejak ditunjuk sebagai Staf Khusus.

 

Kata Direktur Utama MIND

Penunjukan Grace, sebagai komisaris disepakati melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar di Jakarta pada Senin (10/6) kemarin.

"RUPS Tahunan MIND ID menyetujui pengangkatan Grace Natalie Louisa sebagai Komisaris," kata Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso dalam rilis yang diterima, Selasa (11/6).

RUPS Tahunan juga menyetujui pengangkatan mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier sebagai Komisaris Utama dan Pamitra Wineka sebagai Komisaris Independen.

Grace Natalie sendiri namanya sudah cukup dikenal di Indonesia.

 

Pernah Wawacarai Steve Forbes

Grace adalah putri dari pasangan Brata Ngadiman dan Anna Clementine. Setelah lulus dari SMAK 3 BPK Penabur Jakarta, wanita kelahiran 4 Juli 1982 ini melanjutkan studi akuntasi di Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie (IBII).

Saat kuliah, Grace memberanikan diri untuk ikut kompetisi penyiaran yang digelar oleh SCTV. Saat itu, ia berhasil lolos peringkat lima besar.

Usai lulus Grace langsung bekerja sebagai penyiar Liputan 6 SCTV. Dimulai dari jurnalis lapangan, karir Grace terus menanjak hingga menjadi presenter program berita. Selain SCTV, Grace tercatat pernah bekerja di ANTV dan TVOne.

Selama berkarir sebagai jurnalis, Grace pernah beberapa kali melakukan wawancara eksklusif dengan berbagai tokoh internasional seperti Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta, CEO Forbes Steve Forbes, dan PM Thailand Abhisit Vejjajiva.

 

Istri Pengusaha Startup

Wanita 41 tahun itu lahir di Jakarta pada 4 Juli 1982 dan memiliki nama lengkap Grace Natalie Louisa. Dia lahir dari pasangan Brata Ngadiman dan Anna Clementine.

Grace menikah dengan Kevin Osmond yang aktif sebagai salah satu pengusaha startup di Indonesia sejak 2011. n jk/erc/cr5/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU