Picu Bahaya Keselamatan, Mercedes Benz Recall 2.380 Unit Seri EQ

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mercedes Benz seri EQ di China. SP/ JKT
Mercedes Benz seri EQ di China. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Produsen mobil mewah asal Jerman yaitu Mercedes Benz, terpaksa menarik kembali atau recall totalnya 2.380 unit kendaraan listrik seri EQ di China, karena risiko kendaraan kehilangan tenaga saat mengemudi baru-baru ini.

Mengacu dari pengumuman di situs resmi China State Administration for Market Regulation (SAMR) yang dikutip pada Minggu (23/06/2024), lebih detailnya, 29 SUV EQS yang diimpor utuh dengan tanggal produksi 28 November 2023 hingga 7 Februari 2024, dan 2.341 SUV EQE produksi lokal dengan tanggal produksi antara 1 November 2023 hingga 25 April 2024.

"Karena penyimpangan perangkat lunak, sistem manajemen baterai tegangan tinggi di beberapa kendaraan yang termasuk dalam penarikan ini tidak dapat memproses permintaan diagnostik dari beberapa unit kontrol," tulis pernyataan SAMR, Minggu (23/06/2024).

Direcall nya ribuan unit seri EQ Mercedes Benz tersebut dipicu adanya masalah perangkat lunak yang dapat menyebabkan modul penggerak listrik dinonaktifkan, sehingga menyebabkan kendaraan kehilangan tenaga dan dapat menimbulkan bahaya keselamatan.

Menyikapi masalah tersebut, Mercedes-Benz akan meningkatkan perangkat lunak unit kontrol sistem manajemen baterai tegangan tinggi untuk kendaraan yang ditarik kembali secara gratis untuk menghilangkan bahaya keselamatan.

Sebagai informasi, penarikan kali ini menjadi kedua kalinya dalam beberapa tahun jenama asal Jerman itu menarik kembali kendaraannya di China. Sebelumnya, pada 4 Agustus 2023 Mercedes-Benz menarik kembali 2,324 kendaraan EQS impor dengan tanggal produksi antara 14 Juni 2021 hingga 8 Juli 2022. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Lewat Program PTSL, Pemkab Serahkan 80 Sertifikat Tanah ke Warga Magetan

Lewat Program PTSL, Pemkab Serahkan 80 Sertifikat Tanah ke Warga Magetan

Rabu, 09 Sep 2026 11:44 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersama Badan Pertanahan…

Marak Keracunan MBG, Pemkab Sidoarjo Perkuat Pengawasan Operasional SPPG

Marak Keracunan MBG, Pemkab Sidoarjo Perkuat Pengawasan Operasional SPPG

Rabu, 09 Sep 2026 11:28 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna memastikan kualitas, keamanan, dan pelayanan kepada penerima manfaat sesuai standar sekaligus mengatasi maraknya keracunan…

Temukan 3 Sesar Aktif Melintas Surabaya, BMKG Ingatkan Potensi Gempa M 6,7

Temukan 3 Sesar Aktif Melintas Surabaya, BMKG Ingatkan Potensi Gempa M 6,7

Rabu, 09 Sep 2026 11:14 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berdasarkan pemetaan Pusat Studi Gempa Nasional (PusGen), BMKG mengungkap tiga sesar aktif di Jawa Timur yang melintasi wilayah…

Berpotensi Roboh dan Dibakar, DLH Ponorogo Pangkas Sejumlah Pohon Terindikasi Mati

Berpotensi Roboh dan Dibakar, DLH Ponorogo Pangkas Sejumlah Pohon Terindikasi Mati

Rabu, 09 Sep 2026 11:10 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya mengantisipasi pohon tumbang maupun ranting lapuk yang berpotensi roboh dan membahayakan pengguna jalan, Dinas…

Peternak Keluhkan Harga Kambing di Ponorogo Anjlok hingga Rp600 Ribu per Ekor

Peternak Keluhkan Harga Kambing di Ponorogo Anjlok hingga Rp600 Ribu per Ekor

Rabu, 09 Sep 2026 10:57 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah peternak kambing di Kabupaten Ponorogo mengeluhkan jatuhnya harga kambing. Sehingga,…

Dinkes P2KB Tuban Gencar Latih Tenaga Medis Deteksi Kelainan Bayi Sejak Dini

Dinkes P2KB Tuban Gencar Latih Tenaga Medis Deteksi Kelainan Bayi Sejak Dini

Rabu, 09 Sep 2026 10:33 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Melalui pelatihan langsung atau On The Job Training (OJT) bagi tenaga medis di enam rumah sakit se-Kabupaten Tuban, Dinas Kesehatan,…