Picu Bahaya Keselamatan, Mercedes Benz Recall 2.380 Unit Seri EQ

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 23 Jun 2024 09:59 WIB

Picu Bahaya Keselamatan, Mercedes Benz Recall 2.380 Unit Seri EQ

i

Mercedes Benz seri EQ di China. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Produsen mobil mewah asal Jerman yaitu Mercedes Benz, terpaksa menarik kembali atau recall totalnya 2.380 unit kendaraan listrik seri EQ di China, karena risiko kendaraan kehilangan tenaga saat mengemudi baru-baru ini.

Mengacu dari pengumuman di situs resmi China State Administration for Market Regulation (SAMR) yang dikutip pada Minggu (23/06/2024), lebih detailnya, 29 SUV EQS yang diimpor utuh dengan tanggal produksi 28 November 2023 hingga 7 Februari 2024, dan 2.341 SUV EQE produksi lokal dengan tanggal produksi antara 1 November 2023 hingga 25 April 2024.

Baca Juga: Daihatsu Cetak Rekor Muri, Servis Serentak 1.000 Km di Seluruh Indonesia

"Karena penyimpangan perangkat lunak, sistem manajemen baterai tegangan tinggi di beberapa kendaraan yang termasuk dalam penarikan ini tidak dapat memproses permintaan diagnostik dari beberapa unit kontrol," tulis pernyataan SAMR, Minggu (23/06/2024).

Baca Juga: Makin Berani, Mitsubishi Incar 60 Persen Pangsa Pasar Triton Baru

Direcall nya ribuan unit seri EQ Mercedes Benz tersebut dipicu adanya masalah perangkat lunak yang dapat menyebabkan modul penggerak listrik dinonaktifkan, sehingga menyebabkan kendaraan kehilangan tenaga dan dapat menimbulkan bahaya keselamatan.

Menyikapi masalah tersebut, Mercedes-Benz akan meningkatkan perangkat lunak unit kontrol sistem manajemen baterai tegangan tinggi untuk kendaraan yang ditarik kembali secara gratis untuk menghilangkan bahaya keselamatan.

Baca Juga: Tawarkan Kemewahan Berkelas, Mazda CX-60 Pro Dibanderol Rp 700 Jutaan

Sebagai informasi, penarikan kali ini menjadi kedua kalinya dalam beberapa tahun jenama asal Jerman itu menarik kembali kendaraannya di China. Sebelumnya, pada 4 Agustus 2023 Mercedes-Benz menarik kembali 2,324 kendaraan EQS impor dengan tanggal produksi antara 14 Juni 2021 hingga 8 Juli 2022. jk-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU