Gegara Cuaca Ekstrem, Petani Tembakau di Utara Sungai Brantas Was-was

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani tembakau di wilayah Utara Sungai Brantas Jombang resah akibat cuaca ekstrem. SP/ JBG
Ilustrasi. Petani tembakau di wilayah Utara Sungai Brantas Jombang resah akibat cuaca ekstrem. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Petani tembakau di wilayah Utara Sungai Brantas Jombang resah akibat cuaca yang tidak menentu ditambah ekstrem. Hal itu tentu membuat para petani was-was masih seringnya turun hujan bakal membuat tanaman rentan terserang virus.

Menurut Tek Diwanto, salah satu petani tembakau di utara brantas, cuaca yang tak menentu itu seringkali membuat tanaman terganggu. Ditambah tanah yang tak kering sempurna bisa mengganggu pertumbuhan tanaman tembakau mereka.

”Ini memang cuacanya ekstrem, masih seringkali hujan, sehingga memang rentan terserang virus. Dampaknya itu biasanya virus kutu kebul kita menyebutnya, daunnya jadi keriting,” ungkapnya, Minggu (23/06/2024).

Lebih lanjut, ternyata banyak petani yang telah mengeluhkan serangan virus ini. Terlebih, bagi para petani yang baru tanam sekitar beberapa minggu terakhir.

”Jadi biasanya itu tanah atasnya keras, tapi tanah bawahnya masih berair, jadi akarnya terganggu, Tahun ini agak banyak, 30 persen tanaman petani itu banyak yang keriting,” imbuh wakil ketua APTI Jombang ini.

Jika sudah mengalami keriting atau terserang virus, tanaman tembakau mau tak mau harus dibuang. Karena jika dibiarkan pertumbuhan daunnya tak akan maksimal. “Kalau keriting ya biasanya harus dicabut dan harus tanam ulang, disulami istilahnya,” pungkasnya. jbg-02/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…