Kalah Saing dari Rivalnya Tata Punch

Mobil SUV Hyundai Exter Seharga Rp 110 Jutaan Kurang Diminati

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mobil SUV Hyundai Exter. SP/ JKT
Mobil SUV Hyundai Exter. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Model mobil varian SUV Hyundai Exter yang diklaim murah meriah seharga Rp 110 jutaan kurang diminati di India. Meski laku ribuan unit per bulan, angkanya masih kalah dari rivalnya, Tata Punch, Minggu (30/06/2024).

Diketahui, beberapa alasan mengapa Hyundai Exter kalah penjualan dari mobil SUV buatan India itu. Pertama dari sisi desain, rupanya desain Tata Punch secara keseluruhan lebih menarik di mata orang India. Kendati punya tampang futuristis, desain buritan Hyundai Exter disebut-sebut kurang masuk selera pasar India.

Selain itu, Tata Punch disebut-sebut lebih cocok untuk pengemudi lanjut usia (lansia). Posisi duduk Punch yang lebih tinggi dan bukaan pintu yang lebih lebar, membuat proses masuk dan keluar menjadi lebih mudah. Mobil ini juga dinilai lebih kokoh dibanding kompetitor asal Korea Selatan itu.

Selanjutnya dari segi performa, di atas kertas Hyundai Exter memiliki keluaran tenaga yang lebih rendah daripada keluaran tenaga Tata Punch. Mesin Exter bisa menghasilkan tenaga maksimal 82 dk, sementara Punch bisa menghasilkan tenaga hingga 87 dk.

Hal lain yang menjadi pertimbangan adalah faktor safety-nya. Sejauh ini Hyundai Exter memang belum pernah diuji tabrak. Namun diketahui, mobil ini menggunakan platform yang sama dengan Hyundai Grand i10 Nios. Nah, Hyundai Grand i10 Nios ini sudah di tes tabrak dan hanya meraih bintang dua dari lima. Tentu ini jadi pertimbangan konsumen.

Sebagai informasi, dari laman Motoroids, sejak Desember 2023 hingga Mei 2024, penjualan Hyundai Exter berkisar di angka 7.000-an hingga 8.000-an unit per bulannya. Kalau dibandingkan dengan penjualan Tata Punch, bedanya jauh. Penjualan Tata Punch bisa mencapai angka 17.000-an hingga 19.000-an unit per bulannya.

Hyundai Exter sejatinya memiliki keunggulan berupa volume bagasi yang lebih luas (391 liter) dibandingkan volume bagasi Tata Punch (366 liter). Namun konsumen di negeri Bollywood sepertinya tidak terlalu memandang keunggulan tersebut. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Jaksa Duga Korupsi Nadiem White Collar Crime 

Jaksa Duga Korupsi Nadiem White Collar Crime 

Rabu, 28 Jan 2026 19:50 WIB

Rabu, 28 Jan 2026 19:50 WIB

Dalam LHKPN, Eks Mendikbudristek, Terdapat Perolehan Surat Berharga Senilai Rp5,59 Triliun   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum perkara terdakwa …

KPK Ancang-ancang Tiap Bulan OTT

KPK Ancang-ancang Tiap Bulan OTT

Rabu, 28 Jan 2026 19:48 WIB

Rabu, 28 Jan 2026 19:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan ada target melakukan operasi tangkap tangan (OTT) beberapa bulan sekali. Namun…

KPK Selamatkan Aset Fasum Rp 116 Triliun

KPK Selamatkan Aset Fasum Rp 116 Triliun

Rabu, 28 Jan 2026 19:47 WIB

Rabu, 28 Jan 2026 19:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK selama tahun 2025 telah menyelamatkan uang senilai Rp 122 triliun. Ini dilakukan bersama Pemda se Indonesia. Rincian…

KPK akan Tambah AI Periksa LHKPN Pejabat

KPK akan Tambah AI Periksa LHKPN Pejabat

Rabu, 28 Jan 2026 19:45 WIB

Rabu, 28 Jan 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mencatat ada peningkatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2025. KPK menggunakan kecerdasan buatan atau…

Putri Ikang Fawzi, Urung Jadi Petugas Haji 2026

Putri Ikang Fawzi, Urung Jadi Petugas Haji 2026

Rabu, 28 Jan 2026 19:42 WIB

Rabu, 28 Jan 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Anak bungsu Ikang Fawzi dan mendiang Marissa Haque Chiki Fawzi mengungkap kabar bahwa dirinya dicopot dari petugas haji 2026. Hal…

Pejabat Pertamina Digaji Rp 1,81 Miliar/Bulan, Korupsi Rp 285 Triliun

Pejabat Pertamina Digaji Rp 1,81 Miliar/Bulan, Korupsi Rp 285 Triliun

Rabu, 28 Jan 2026 19:41 WIB

Rabu, 28 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mantan Komisaris Utama (Komut) Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, membeber gaya hidup pejabat pejabat pertamina saat…