Petani Merugi, Belasan Hektar Tembakau di Jombang Mati Diguyur Hujan Deras

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu tanaman tembakau milik petani di Jombang, Jawa Timur mati akibat diguyur hujan deras. SP/ JBG
Ilustrasi. Salah satu tanaman tembakau milik petani di Jombang, Jawa Timur mati akibat diguyur hujan deras. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jombang mengeluh. Pasalnya, banyaknya tanaman tembakau di utara Sungai Brantas yang mati. Diperkirakan luasan tanaman tembakau yang mati mencapai sekitar 15 hektar.

Tembakau yang mati itu disebabkan karena hujan deras yang mengguyur wilayah utara Brantas beberapa mengakibatkan sebagian tanaman tembakau rusak. Khususnya tanaman yang baru saja ditanam.

”Laporan kami sementara di Kecamatan Plandaan yang paling luas, antara 10-15 hektar mati,” jelas Wakil APTI Jombang Tek Diwanto, Kamis (04/07/2024).

Sedangkan wilayah lainnya cenderung aman, seperti di Kabuh, Ngusikan, dan Ploso lantaran tanahnya kering, sehingga bisa menambah tingkat kesuburan tanaman.

Matinya tanaman tembakau di Jombang, akibat hujan deras juga dipicu salah satunya karena banyak faktor, diantaranya diperkirakan kesiapan tanam atau saat olah lahan. Akibatnya, air menggenang dan berpengaruh ke tanaman.

”Pertama karena disana tidak ada saluran atau got, beda di kecamatan lain sudah disiapkan untuk saluran airnya. Kedua di sana kemarin kalau tidak salah terdampak irigasi Jatimlerek,” ujar Tek.

Diketahui sebelumnya, anomali cuaca membuat petani tembakau di wilayah utara Sungai Brantas merugi. Sebab, banyak tanaman tembakau yang mati lantaran beberapa hari digerojok hujan deras.

Seperti yang dialami petani di Desa Bangsri, Kecamatan Plandaan. Tanaman tembakau petani yang baru berusia satu bulan mati. ”Hampir mati semua tanaman tembakau di sini. Soalnya beberapa hari hujan deras,” ujar Sukamad salah satu petani.

Sementara itu, melihat kejadian tersebut, Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Jombang M Rony mengungkapkan, sudah mengidentifikasi sejumlah tanaman tembakau yang mati.

”Kemarin teman-teman sudah meninjau ke lokasi. Memang benar di Kecamatan Plandaan tanaman tembakau banyak yang mati,” katanya. jbg-01/dsy

Berita Terbaru

Temui Putra Bung Tomo, Khofifah Dorong Pelestarian Sejarah dan Wisata Edukasi Terintegrasi

Temui Putra Bung Tomo, Khofifah Dorong Pelestarian Sejarah dan Wisata Edukasi Terintegrasi

Jumat, 05 Jun 2026 16:41 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Bambang Sulistomo, putra Pahlawan Nasional Bung Tomo, di Gedung Negara Grahadi, S…

Hadir di Kampus, PLN Bekali Mahasiswa PNM Wawasan Proteksi Gardu Induk Tegangan Tinggi

Hadir di Kampus, PLN Bekali Mahasiswa PNM Wawasan Proteksi Gardu Induk Tegangan Tinggi

Jumat, 05 Jun 2026 16:33 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun terus m…

PLN Edukasi Masyarakat soal Komponen Tagihan Listrik, Konsumsi Energi Jadi Faktor Penentu

PLN Edukasi Masyarakat soal Komponen Tagihan Listrik, Konsumsi Energi Jadi Faktor Penentu

Jumat, 05 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT PLN (Persero) mengajak masyarakat untuk memahami pola konsumsi energi serta berbagai komponen yang memengaruhi pembayaran listrik,…

Pasar Halal Kian Menarik, Ekspansi F&B Premium Mulai Sasar Kota Regional

Pasar Halal Kian Menarik, Ekspansi F&B Premium Mulai Sasar Kota Regional

Jumat, 05 Jun 2026 16:27 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ekspansi bisnis kuliner premium berbasis halal terus menunjukkan tren pertumbuhan di Indonesia. Salah satunya ditandai dengan p…

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni  ‎

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni ‎

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, MADIUN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses hukum perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat tiga tersangka di lin…

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Seiring kemelutnya masarakat wilayah Kec.Kepanjen Kabupaten Malang dengan pihak PJT ( Perum Jasa Tirta ) sejak beberapa waktu lalu,…