Antusiasme Warga Sukolilo Terhadap Gerakan Pangan Murah di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diadakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kembali mendapatkan respons antusias dari masyarakat. Pada Kamis pagi (11/7/2024), halaman Kantor Kecamatan Sukolilo di Jalan Nginden Semolo No. 89 menjadi saksi dari ramainya warga yang memborong bahan pokok dengan harga terjangkau. Program GPM yang rutin digelar setiap bulan ini menyasar seluruh wilayah di Kota Pahlawan.

Kepala DKPP Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, menuturkan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan wilayah Surabaya Timur dapat menikmati bahan pangan dengan harga yang lebih murah.

“Kalau bahan pangan yang ada di sini mestinya lebih murah dari harga pasar. Kami menyediakan beras SPHP 1,5 ton @5kg dengan harga Rp56.000, beras premium 500 kg @5kg dengan harga Rp69.500, gula pasir 440 kg @1kg dengan harga Rp17.000, MinyaKita 250L @1L dengan harga Rp16.000” ungkap Antiek.

Selain itu, komoditas bahan pangan lainnya yang disediakan meliputi telur ayam 150kg @1kg dengan harga Rp25.500, daging ayam ras 50 ekor dengan harga Rp31.500 per ekor, bawang merah 100 pack @250 gram dengan harga Rp5.000, bawang putih 100 pack @300 gram dengan harga Rp10.000, cabai merah besar 100 pack @170 gram dengan harga Rp5.000, dan cabai rawit merah 100 pack @100 gram dengan harga Rp5.000.

Melihat antusiasme masyarakat di Kecamatan Sukolilo, Antiek menjelaskan bahwa banyak warga yang membeli berbagai bahan pangan seperti daging ayam, telur, sayuran, cabai, bawang merah, dan bawang putih.

“Cabai masih menjadi favorit karena harga cabai kecil di pasaran mengalami peningkatan, tetapi hari ini warga bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Sedangkan berasnya masih wajar dan sama dengan daerah lain. Kami lihat beras SPHP ada relaksasi harga sehingga antara beras premium dan medium batasnya sedikit kecil,” jelasnya.

Antiek juga menekankan pentingnya peran serta kelurahan dan kecamatan dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan warga di wilayahnya. “Dukungan mereka untuk menginformasikan lebih detail, dengan menghadirkan warganya lebih banyak, menjadi kerja sama yang perlu kita tingkatkan dengan kelurahan dan kecamatan,” terangnya.

Iin Rohimah, warga Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, tampak sibuk memborong sejumlah bahan pangan. Ditemani sang suami, ia menenteng bahan pangan yang sudah dibelinya, mulai dari telur, bawang merah, bawang putih, sayur-mayur, daging, serta beras. Ia terus berpindah dari satu stand ke stand lainnya untuk memastikan harga bahan pangan lebih murah dari pasaran.

“Saya sedang membutuhkan bahan pangan, lalu di kecamatan ada acara ini. Ternyata banyak yang cocok karena harganya lebih rendah dari pasaran, tetapi juga ada yang sama. Dan kualitas bahan pangan di sini bagus-bagus,” kata Iin. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu masyarakat di sekitar Kecamatan Sukolilo. “Telur di pasar mencapai Rp27.000 sampai Rp28.000, sedangkan di GPM, saya hanya mendapatkan harga Rp25.500. Terima kasih Pak Wali sudah rutin menggulirkan acara ini, saya mendapat banyak bahan pangan dengan harga murah,” pungkasnya.

Siti Nurhaliza, warga lainnya, juga memberikan tanggapannya. “Saya sangat senang dengan adanya program ini. Harga-harga bahan pangan di sini lebih murah dibandingkan dengan di pasar. Hal ini sangat membantu kami yang memiliki penghasilan pas-pasan,” ujarnya. Ia juga menyatakan bahwa ia sering datang ke acara seperti ini karena ini kesempatan bagus untuk membeli bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Agus Santoso, warga lain dari Kecamatan Sukolilo, menambahkan, “Kualitasnya bagus. Saya membeli beras, telur, dan sayuran, semuanya dalam kondisi segar. Selain itu, harga yang ditawarkan jauh lebih murah daripada di pasar.” Ia berharap acara seperti ini bisa diadakan lebih sering karena membantu masyarakat dalam menghemat pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari.

Dengan adanya GPM, warga Kecamatan Sukolilo dan sekitarnya merasa sangat terbantu. Kegiatan ini bukan hanya menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga mendekatkan pemerintah dengan masyarakatnya melalui upaya nyata dalam mengurangi beban ekonomi warga. Zis

Berita Terbaru

Jangan Hanya Retorika, Elemen  Masyarakat Tuntut Pemimpin Sidoarjo Peduli Kepetingan Rakyat

Jangan Hanya Retorika, Elemen  Masyarakat Tuntut Pemimpin Sidoarjo Peduli Kepetingan Rakyat

Jumat, 06 Feb 2026 11:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Gerah dengan semakin dalamnya keretakan hubungan Bupati Subandi dan wakil bupati Sidoarjo berbagai elemen masyarakat yang…

Pemkab Trenggalek Komitmen Siapkan Alih Fungsi Terminal Durenan Jadi Pusat Layanan Publik

Pemkab Trenggalek Komitmen Siapkan Alih Fungsi Terminal Durenan Jadi Pusat Layanan Publik

Jumat, 06 Feb 2026 11:00 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menyusul menurunnya aktivitas angkutan umum di Terminal Tipe C Durenan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah…

Jembatan Bailey di Ponorogo Ambrol Tergerus Aliran Sungai, Akses Antardesa Terputus Total

Jembatan Bailey di Ponorogo Ambrol Tergerus Aliran Sungai, Akses Antardesa Terputus Total

Jumat, 06 Feb 2026 10:51 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Diterjang hujan deras yang mengakibatkan aliran sungai juga ikut deras dan meluap mengakibatkan Jembatan Bailey Depok di Dukuh…

Dinkes Ponorogo Klaim Zero Pasung, Ribuan Warga Ponorogo Idap Skizofrenia Dapat Layanan Kesehatan Rutin

Dinkes Ponorogo Klaim Zero Pasung, Ribuan Warga Ponorogo Idap Skizofrenia Dapat Layanan Kesehatan Rutin

Jumat, 06 Feb 2026 10:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti viralnya masalah skizofrenia atau gangguan jiwa berat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo telah…

BBW Surabaya 2026 Dorong Pengunjung Berbagi Memori di Pekan Terakhir Acara

BBW Surabaya 2026 Dorong Pengunjung Berbagi Memori di Pekan Terakhir Acara

Jumat, 06 Feb 2026 10:36 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:36 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Big Bad Wolf Books (BBW) Surabaya 2026 memasuki pekan terakhir penyelenggaraannya. Digelar sejak 29 Januari 2026 di Convention Hall T…

Puluhan Remaja di Ponorogo Ajukan Dispensasi Nikah, Didominasi Hamil Duluan

Puluhan Remaja di Ponorogo Ajukan Dispensasi Nikah, Didominasi Hamil Duluan

Jumat, 06 Feb 2026 10:21 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama (PA) Kelas I-A Ponorogo mencatat sebanyak puluhan remaja di wilayahnya terpaksa menikah di…