Tanaman Tembakau di 2 Desa Terserang Penyakit Ker-ker

Dinas Pertanian Probolinggo Lakukan Pemantauan Langsung di Lokasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo langsung bergerak cepat untuk mengatasi penyakit ker-ker yang menyerang tanaman tembakau di dua desa yang berada di Kecamatan Krejengan.

"Kami sudah turun ke Desa Kedungcaluk dan Desa Gebangan, Kecamatan Krejengan untuk melakukan pemantauan tanaman tembakau yang terserang penyakit," kata Plt Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Susilo Isnadi dalam keterangan di kabupaten setempat, Kamis (11/7).

Ia mengatakan pihaknya sudah melihat dari dekat tanaman tembakau di lahan yang diserang oleh penyakit ker-ker sambil mengamati kondisi daun tembakau, sehingga dipastikan bahwa penyebabnya akibat pemilihan pembibitan yang kurang selektif.

"Kami sudah memperingatkan pada waktu sekolah lapang tahun lalu akan bahayanya penggunaan bibit yang asal-asalan, hanya saja petani kurang memperhatikan," tuturnya.

Menurutnya tidak ada langkah khusus untuk penanganan tembakau yang diserang penyakit ker-ker atau virus TMV, namun yang harus dilakukan yakni tembakau yang terkena penyakit harus dicabut agar tidak menular ke tanaman sehat.

"Hasil pengamatan secara umum, tembakau masih bagus karena yang terserang hanya sebagian saja karena sudah ada upaya dari petani untuk mencabut tanaman yang terserang dan menggantinya dengan yang baru," katanya.

Ia menjelaskan penyakit ker-ker yang menyerang tanaman tembakau di Kecamatan Krejengan tidak sistemik, sehingga petani tidak perlu terlalu cemas. Apabila tanaman masih belum besar, maka bisa dicabut dan diganti dengan yang lain.

Dari hasil pengamatan, penyakit ker-ker atau virus TMV tersebut menyerang di areal tembakau, namun hanya sebagian kecil yang estimasinya 2 hingga 3 persen dan hal itu sangat wajar.

Untuk mengatasi serangan penyakit pada tanaman tembakau dalam satu tahun terakhir ini Diperta Kabupaten Probolinggo mengambil beberapa langkah pengendalian dengan rutin memantau lahan tembakau untuk mendeteksi gejala awal serangan virus. Deteksi dini memungkinkan tindakan cepat sebelum infeksi menyebar luas.

"Kami memastikan penggunaan benih tembakau yang bebas dari virus dan bersertifikat. Benih yang sehat dapat mengurangi risiko serangan virus dan dilakukan rotasi tanaman dengan jenis tanaman lain yang tidak rentan terhadap virus untuk mengurangi populasi virus di tanah," katanya. Pr-01/ham

Berita Terbaru

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI : Kemenangan Rachel/Febi membuat kedudukan Indonesia vs Taiwan imbang menjadi 2-2, semalam. Saat berita ini dibuat, partai kelima, di mana Ester …

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

SURABAYAPAGI :  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan industri substitusi impor khususnya di sektor farmasi, demi mengurangi …

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan memperbaiki semua perlintasan KA. Hal tersebut disampaikan Prabowo usai menjenguk korban kecelakaan…

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden RI Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).…

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Tabrakan Maut antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line rute, Diduga Disebabkan Taksi Listrik yang Mogok di Lintasan KA…

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka suara soal insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek. Insiden tersebut…